Jateng

Koordinasi Bareng 2 Kecamatan, FKKS Blora: Perlu Tingkatkan Komunikasi dengan Tim Teknis

×

Koordinasi Bareng 2 Kecamatan, FKKS Blora: Perlu Tingkatkan Komunikasi dengan Tim Teknis

Sebarkan artikel ini
FKKS Blora
Guna tingkatkan koordinasi dan kerja sama, FKKS Kabupaten Blora datangi stakeholder di beberapa kecamatan. (Foto: Heri/beritajateng.tv).

BLORA, beritajateng.tv – Tim Forum Kabupaten Sehat (FKS) Kabupaten Blora, Jawa Tengah kembali melakukan koordinasi dengan dua Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS) di Kabupaten Blora. Ada dua FKKS kecamatan yang dikunjungi kali ini, yakni FKKS Kecamatan Jepon dan FKKS Kecamatan Blora Kota, Kamis 20 Juni 2024.

Dalam rakor tersebut FKKS Kecamatan juga mengundang Forum Komunikasi Desa/Kelurahan Sehat di wilayahnya masing-masing.

Ketua FKS Kabupaten Blora Ainia Shalichah, mengatakan dua kecamatan ini adalah berdekatan, artinya akan menjadi barometer atau memiliki potensi bagi penilaian kabupaten sehat tahun 2025 nanti.

“Kecamatan Blora ini menjadi utama, karena juga menjadi ibukotanya Kabupaten. Alhamdulillah ada pencerahan setelah kita melakukan koordinasi dan sosialisasi,” ungkap Bunda Ain sapaan akrabnya, Kamis 20 Juni 2024.

BACA JUGA: Tim Forum Kabupaten/Kota Sehat Blusukan ke Kecamatan, Sharing hingga Collab Program

Perbaikan dari FKKS Kabupaten Blora

Menurutnya, terdapat beberapa kekurangan yang sepatutnya menjadi perhatian, misalnya kurangnya komunikasi dan koordinasi dengan tim teknis dari masing-masing wilayah.

“Kekurangan tentu harus kita penuhi, ya. Mereka dimudahkan dengan adanya akses ke Dinas terkait. Bangunlah komunikasi dengan tim teknis di wilayah setempat,” jelasnya.

Ia menambahkan, setiap kecamatan/kabupaten setidaknya mengikuti rules sehingga menghasilkan output dan outcame yang sesuai dengan harapan.

“Ada output dan outcame. Kalau yang kita lakukan sesuai indikator 9 tatanan, outputnya apa nanti outcame akan mengikuti. Misal di Pasar semula pengelolaan sampah amburadul setelah kita koordinasi dengan pihak pasar outputnya jadi tertata. Outcame-nya pedagang maupun pembeli menjadi nyaman melakukan transaksi, tidak mencium bau sampah lagi,” kata Ainia.

Camat Jepon Aris Widodo awalnya hanya menyiapkan sarana prasarana pendukung seperti menyediakan ruang laktasi di tempat pelayanan publik, di tempat wisata dan imbauan larangan merokok dengan memasang stiker di tempat umum. Setelah adanya koordinasi ini akan berkoordinasi dengan tim teknis di wilayahnya.

“Ya kita kan koordinasi dengan tim tehnis di Kecamatan Jepon, untuk bersama sama menyusun program kerja dan program unggulan agar tercipta lingkungan yang sehat,” ujar Aris.

Sebagai tambahan informasi, di Kecamatan Jepon ada beberapa potensi wisata yang unggul. Seperti wisata Desa Noyo Gimbal di Desa Bangsri, wisata edukasi pembuatan keramik di Balong pembuatan paving blok dari bahan plastik.

Sedangkan kelebihan di Kecamatan Blora adalah merupakan jantungya Kabupaten Blora, sehingga koordinasi dan komunikasi dengan Kabupaten dan tim teknis aksesnya lebih mudah.

Harapannya dua kecamatan ini bisa menjadi contoh untuk penilaian Kabupaten sehat di tahun 2025 agar meningkatkan prestasi menjadi Swastisaba Wiwerda. (*).

Editor: Andi Naga Wulan.

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp