SEMARANG, beritajateng.tv – Setelah solo exhibition pertama di Yogyakarta, seniman Akhirul Akbar kembali memamerkan karya seni lukisnya di Artotel Gajahmada Semarang.
Mengusung tema “Golden Memories: Life Experience and Journey”, Akbar, sapaan akrabnya, ingin menghidupkan kembali keceriaan masa kecil melalui lukisannya.
Seniman yang mulai aktif berkarya di Yogyakarta sejak 2022 itu mengungkapkan bahwa setiap lukisannya menggambarkan pengalaman pribadinya semasa kecil.
“Kebanyakan menceritakan pengalaman saya tentang keceriaan masih kecil,” ujarnya usai acara pembukaan solo exhibition-nya di Art Space Artotel Gajahmada Semarang, Kamis, 3 Juli 2025.
Menurutnya, orang yang menginjak dewasa sering kali mencari-cari kebahagiaan dan selalu merasa kurang bersyukur.
“Manusia dewasa ini tidak pandai bersyukur. Kebanyakan memperoleh suatu kebahagiaan [dengan] dicari-cari. Padahal semasa kecil kebanyakan memperoleh suatu kegembiraan dengan secara sederhana. Manusia dewasa ini banyak hal yang ingin dia tembus segala macam, tapi tetap tidak bahagia,” jelasnya.
Melalui lukisan, Akbar ingin menyampaikan kepada banyak orang bahwa bahagia itu sangat mudah diperoleh, terutama saat masa kecil.
“Makanya saya mengangkat tentang masa kecil untuk memberi pesan kepada orang-orang yang sudah dewasa agar lebih bersyukur akan suatu keceriaan kita semasa kecil,” lanjutnya.
Lukisannya ini muncul dari kenangan-kenangan masa kecilnya sekitar usia 6 tahun atau kelas 1 Sekolah Dasar (SD).
Lukisan Akhirul Akbar gambarkan keceriaan masa kecil
Dalam solo exhibition kali ini, Akbar memamerkan sebanyak delapan karya. Ia mengakui gaya melukisnya juga terinspirasi dari seniman asal Yogyakarta, yakni Erica Hestu Wahyuni.
Pemilihan warna yang ceria pada lukisan, kata Akbar, sangat menggambarkan masa kecil yang penuh warna.
“Full color dan gambar-gambar yang fun, gembira segala macam ini, saya mencoba menyampaikan pesan kepada pencinta seni untuk memandang masa depan dengan penuh ceria dan gembira,” katanya.
Salah satu lukisannya yang penuh warna bertajuk “Satu Menit Sebelum Tidur”. Dalam lukisan itu, Akbar mencoba mengingat kebiasaan kecil sebelum tidur.
BACA JUGA: Dalami Semangat Juang Presiden Pertama RI Lewat Pameran Lukisan Bung Karno di Oudetrap
“Jadi biasanya anak-anak kecil mengingat semua aktivitas yang telah dia lakukan selama seharian. Jadi aku mencoba memvisualisasikannya di sini,” katanya.
Namun, tiga di antara lukisan tersebut memiliki warna yang bercorak vintage. Akbar mengaku itu terinsipirasi dari kartun Amerika era 80-an.
“Saya mencoba memvisualkan figur-figur vintage agar pesannya itu sampai dan mengingat masa-masa kecil mereka,” tuturnya.
Ia juga mengatakan bahwa lukisan dengan warna vintage tersebut menghabiskan waktu lebih lama untuk diselesaikan, sekitar 15 hari hingga 1 bulan per lukisan.
Pameran seni karya Akhirul Akbar ini bisa publik lihat secara cuma-cuma di Art Space Artotel Gajahmada Semarang mulai 3 Juli hingga 5 Oktober 2025. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi




