Kuliner

Hasilnya Sangat Fresh, Begini Cara Mengolah Teh Racik dengan Mesin Espresso, Rasanya Pas di Tenggorokan!

×

Hasilnya Sangat Fresh, Begini Cara Mengolah Teh Racik dengan Mesin Espresso, Rasanya Pas di Tenggorokan!

Sebarkan artikel ini
Teh Mesin Espresso
Teh olahan mesin Espresso yang ada di Cha Guan Tea House, Kota Semarang. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Umumnya, ketika mendengar kata “Espresso”, yang terlintas dalam pikiran kita adalah mesin pengolah biji kopi. Namun, ternyata ada mesin yang mirip dengan mesin Espresso, tetapi dirancang khusus untuk menyajikan teh.

Penyajian teh dengan menggunakan mesin espresso bisa kita temukan di kedai teh yang baru saja buka di Semarang, yakni Cha Guan Tea House.

“Setiap ada pesanan baru akan kami buatkan tehnya dengan mesin espresso, jadi hasil tehnya sangat fresh,” ujar Pemilik Cha Guan Tea House, Tanto Nugroho, kepada beritajateng.tv, Rabu, 20 September 2023.

Tanto pun berkesempatan mempraktikkan penggunaan mesin espresso. Secara sekilas caranya terlihat cukup sederhana.

BACA JUGA: Tawarkan Teh Organik, Cha Guan Tea House Hadir Sebagai Tempat Ngeteh Anyar di Kota Semarang

Cara mengolah teh dengan mesin espresso

Yang pertama, Tanto terlebih dahulu membersihkan portafilter dari sisa residu teh sebelumnya. Setelah itu, ia menuangkan daun teh pada portafilter sesuai takaran.

Barulah daun teh kemudian berlanjut proses press dan ekstrak pada mesin espresso selama beberapa detik. Hasilnya, teh racikan mesin espresso memiliki tekstur yang sangat halus dan aroma yang kuat.

Menurut Tanto, menyeduh teh, apalagi teh organik, sebaiknya tidak lebih dari 5 menit. Jika lebih dari itu, teh akan berpotensi menganggu kesehatan.

“Sebab teh dididih kelamaan lebih dari 5 menit itu kurang bagus untuk lambung dan ginjal,” jelasnya.

Selain menggunakan mesin espresso, Cha Guan Tea House milik Tanto juga mengenalkan sajian teh yang terkenal ampuh bagi kesehatan, yaitu metode cold brew.

Cold brew di mana teh itu tanpa menggunakan air panas. Jadi daun teh direndam di dalam gelas selama satu malam, setelah itu diambil ampas tehnya, air tehnya itu yang kemudian diminum,” terang Tanto.

BACA JUGA: Cuma 10 Ribu per Porsi, Begini Nikmatnya Es Puter Pak Kirman, Es Krim Legendaris Pinggir Jalan di Semarang

Teh organik dari Banten yang mendapat pengakuan dunia

Lebih lanjut, Tanto menceritakan awal mula ia membuka Cha Guan Tea House ialah dari banyaknya kedai fruit tea di Jakarta pada awal tahun 2023. Hanya saja, kebanyakan kedai tersebut merupakan franchise dari luar negeri.

Tanto yang terinspirasi kemudian berniat untuk membuat kedai teh serupa. Namun, ia memutuskan untuk menggunakan teh lokal.

“Saya terinspirasi tapi saya pakai teh lokal saja, yang memiliki nilai tersendiri. Saya menggunakan teh organik dari Banten, Indonesia,” jelasnya.

Teh yang Tanto gunakan adalah produksi PT. Harendong Green Farm dari Banten yang telah mendapatkan pengakuan dunia. Bahkan, PT Harendong Green Farm merupakan perkebunan teh pertama di Indonesia yang menghasilkan teh oolong organik. Hal itu sejalan dengan misi Tanto yakni menyajikan teh yang bermanfaat bagi kesehatan.

“Sajian-sajian teh yang enak kami sajikan di kedai teh Cha Guan ini agar semua bisa menikmati minum teh dengan sehat,” ucapnya.

Selain menggunakan teh hasil perkebunan Banten, Cha Guan Tea House juga menyajikan hasil teh Perkebunan Tambi yang terletak di Desa Tambi, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Istimewanya, di Perkebunan Tambi terdapat pula tokoh teh nasional, Dr. Ir. Rachmat Gunadi, M.Si yg juga sebagai Ketua Asosiasi Teh Indonesia.

“Kami sebagai warga Jateng juga tidak lupa ingin memperkenalkan produk dari perkebunan Tambi yang berlokasi di Jateng, di mana Perkebunan Tambi mempunyai berbagai jenis produk teh artisan khas yang cukup menarik yang harus dikenal oleh warga Jateng,” pungkas Tanto. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp