SEMARANG,beritajateng.tv – Pernahkah kalian mendengar bahwa tidak ada yang akan masuk surga kecuali bangsa Yahudi? Pendapat tersebut merupakan ideologi sesat Zionisme. Keyakinanya tersebut merupakan Salah satu kerusakan ideologi Zionisme dalam memahami surga dan neraka.
Kaum zionisme beranggapan bahwa tidak ada yang akan masuk surga kecuali bangsa Yahudi . “Pendapat ini berangkat dari anggapan bahwa mereka sudah Allah janjikan surga dan bebas dari ancaman neraka,” padahal dalam al quran allah berkata sebaliknya, sebagaimana firman alloh dalam surat al-baqoroh ayat 111.
“dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata, “Tidak akan masuk surga kecuali orang Yahudi atau Nasrani.” Itu (hanya) angan-angan mereka. Katakanlah, “Tunjukkan bukti kebenaranmu jika kamu orang yang benar.” “Dan mereka berkata, “Neraka tidak akan menyentuh kami, kecuali be-berapa hari saja.” Katakanlah, “Sudahkah kamu menerima janji dari Allah, sehingga Allah tidak akan mengingkari janji-Nya, ataukah kamu mengatakan tentang Allah, sesuatu yang tidak kamu ketahui?”
Tidak hanya kesalahan dalam memahami surga dan neraka, kesalahan ideologi Zionisme lainnya adalah bahwa mereka memposisikan semua orang selain Yahudi hanyalah budak dan hewan, bukan manusia, dan anak perempuan mereka itu najis.
Baca Juga: Pahami Supaya Tidak Salah! Berikut ini Perbedaan Antara Yahudi, Israel dan Zionis
Pandangan ini atas pemikiran Zionisme bahwa orang non-Yahudi bukanlah keturunan Nabi Adam. Hal inilah yang kemudian membuat para Zionis menindas golongan selain mereka.
Allah SWT berfirman Di dalam al-Quran Surat An-Nahl ayat 90:
“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi bantuan kepada kerabat, dan Dia melarang (melakukan) perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.
Ideologi Sesat Zionisme Yahudi
Dari ayat ayat tersebut dapat kita tarik kesimpulan secara jelas, bahwa sebagai orang islam yang beriman Allah perintahkan kita untuk menunjukkan belas kasihan kepada semua orang, dan agar senantiasa berbuat adil dalam segala urusan sehingga tercipta kebaikan. Dengan begitu, pemikiran Zionisme selama ini berseberangan dengan doktrin Islam dan bertentangan dengan fitrah seorang manusia untuk selalu bersikap baik dan mengasihi kepada sesamanya.
Di dalam Al-Qur’an telah Allah jelaskan hal yang berkaitan dengan pemikiran Zionisme tentang posisi bangsa selain Yahudi ini,
“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha teliti. ( QS Al-Hujurat : 13) “
Dalam kitab tafsir karya Al-Thabari mengatakan bahwa Allah SWT, menjadikan manusia berbangsa-bangsa dan bersuku-suku dari jenis garis keturunan yang berbeda-beda, agar mereka saling mengenal bukan karena untuk membedakan keunggulan dan derajat satu sama lain. Karena bagi Allah umat yang paling mulia di sisi-Nya adalah yang paling soleh dan bertakwa di antara mereka. Kesempurnaan bukan hanya terlihat dari bentuk fisik namun yang paling penting adalah kesempurnaan jiwanya.
Kesempurnaan jiwa menurut Ibnu Sina tergantung kepada iman seseorang dengan atas dasar ilmu dan amal.
Tidak hanya dalam surat alhujurot, dalam surah attin ayat 4 Allah juga berfirman;
“Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”.
Dalam kitab tafsir karya Ibnu Katsir mengatakan bahwa Allah menciptakan manusia dalam postur tubuh yang terbaik, tegak, dan lurus. Selain itu, bagi al-Baghawi kesempurnaan manusia yaitu dianugerahi akal oleh Allah SWT, sehingga dapat menentukan sesuatu dengan bijak dan benar. Manusia diciptakan oleh Allah sebagai khalifah, dia menempati posisi sentral di bumi dan sebagai wujud keberadaaan dan kekuasaan Allah yang mewakili asma’ dan sifat-Nya.
Itulah ideologi sesat menurut pandangan zionisme Yahudi yang menyatakan bahwa hanyalah mereka yang berhak masuk surga.(*)





