HeadlineJatengKesehatanNews Update

Imbas PMK di Blora, Pedagang Klitikan di Pasar Hewan Sepi Pembeli

×

Imbas PMK di Blora, Pedagang Klitikan di Pasar Hewan Sepi Pembeli

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi B DPRD Blora Fraksi PKB Abdullah Aminuddin berbincang dengan pedagang Klitikan di Pasar Hewan Blora, Minggu (12/2/2023). (Hery P - beritajateng.tv)

BLORA, 12/2 (beritajateng.tv) – Ratusan pedagang Klitikan di Pasar Hewan Blora ikut terdampak akibat merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) yang mengakibatkan pasar sapi ditutup pemerintah kabupaten Blora.

Para pedagang berharap agar pasar klithikan tetap dibuka meskipun pasar sapi ditutup. Salah satu pedagang, Sarmi ingin agar pasar klithikan tetap dibuka setiap pasaran hewan, supayaa dapat tetap berjualan untuk mencukupi kebutuhan hidup.

“Sepi mas, biasanya setiap Pon kan ramai, sejak pasar sapi ditutup jadi gak ada yang datang,” kata Sarmi saat ditemui awak media di Pasar Klithikan Pasar Hewan Blora, Minggu (12/2/2023).

Para pedagang ingin agar Spanduk pasar hewan ditutup dipindah ke pintu masuk pasar Sapi agar pedagang Klitikan masih tetap buka setiap pasaran.

Melihat kondisi warganya, Anggota Komisi B DPRD Blora fraksi PKB Abdullah Aminuddin terjun langsung ke lokasi pasar. Ia mendengarkan keluahan para pedagang di pasar tersebut.

“Kami sudah koordinasi dengan Bupati, dan beliau setuju pasar klithikan di buka. Kami harap Dinas Perdagangan dan instansi terkait bisa membuka,” kata Aminuddin.

Aminuddin juga ingin di Blora ada pasar klithikan yang buka setiap hari seperti di kota kota lain, tidak hanya buka setiap pasaran hewan saja.

Menurutnya ada sekitar 400 pedagang Klitikan yang berjualan disamping pasar sapi. Mereka juga butuh untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Yang ditutup yang pasar Sapi saja karena ada PMK. Kalau bisa ini dibuka setiap hari untuk pasar klithikan, di Blora kan belum ada,” ungkapnya.

Ketua paguyuban pedagang Klitikan Valentino menyambut baik, ketika pasar yang di kenal dengan sebutan pasar Pon ini akan dibuat menjadi pasar klithikan.

“Kalau saya setuju, kalau dibuka setiap hari. Kami juga mempersilahkan bagi yang mau, kalau yang keberatan ya gak usah,” ucap Valentino.

Ratusan pedagang di pasar itu bervariasi. Ada yang jualannya keliling Blora setiap pasaran, ada juga yang menetap.

Harapannya jika pasar klithikan di buka, pedagang tidak ada yang berjualan ditepi jalan raya, karena mengganggu arus lalu lintas. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp