SEMARANG, beritajateng.tv – Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Semarang ditutup menyusul perubahan kepengurusan yang ditetapkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Penutupan sekretariat tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian sejumlah pengurus lama yang kini memilih kembali menjadi kader biasa.
Bayu Romawan, Wakil Ketua DPD PSI Kota Semarang yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris, menyampaikan bahwa keputusan organisasi telah final setelah DPP mengeluarkan surat pencabutan kepengurusan lama.
Kemudian adanya surat yang menunjuk Ari Nugroho sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PSI Kota Semarang.
BACA JUGA: Ketua DPD PSI Kota Semarang Jadi PLT Tanpa Sebab, 13 DPC Kompak Mundur
“Jadi keputusan sudah dibuat dari DPP dengan memberikan surat pencabutan kepengurusan kami yang kemarin sudah ditetapkan bahwa Mas Ari Nugroho sebagai Plt Ketua DPD PSI Kota Semarang,” ujar Bayu usai aksi di Kantor DPD PSI Kota Semarang pada Minggu, 22 Februari 2026 malam.
Ia menjelaskan, secara pribadi ia memilih mundur dari struktur kepengurusan setelah posisinya bergeser dari sekretaris menjadi wakil ketua.
Keputusan tersebut pihaknya ambil bersama 13 jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PSI Kota Semarang untuk mengakhiri pengabdian dalam kepengurusan partai.
“Dari itu saya secara pribadi mengundurkan diri sebagai pengurus yang sebelumnya sebagai sekretaris DPD Kota Semarang geser menjadi wakil ketua. Akhirnya kami bersama-sama untuk menyudahi pengabdian kami di partai ini. Kami kembali seperti kader biasa saja,” katanya.
Alasan 13 DPC PSI Kota Semarang Kompak Mundur
Menurut Bayu, langkah tersebut agar kepengurusan baru dapat bekerja lebih leluasa dalam memperkuat partai di tingkat daerah. Ia menegaskan bahwa ia dan rekan-rekan tidak ingin beroleh anggapan sebagai pihak yang membuat kegaduhan internal.
“Biarkan pengurus-pengurus yang mungkin rasa-rasanya lebih mampu untuk membumikan partai ini, menguatkan akar-akar partai ini bekerja,” katanya.




