Pendidikan

Pameran Internasional IIIEX 2024, Ajang Peneliti Muda Mancanegara Beradu Kreativitas dan Inovasi

×

Pameran Internasional IIIEX 2024, Ajang Peneliti Muda Mancanegara Beradu Kreativitas dan Inovasi

Sebarkan artikel ini
international invention expo (IIIEX) 2024 di polines
Sejumlah peserta memamerkan karyanya dalam International Invention Expo (IIIEX) 2024 di Gedung Kuliah Terpadu Polines. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Ratusan pelajar dan mahasiswa memeriahkan Indonesia International Invention Expo (IIIEX) 2024 yang diselenggarakan oleh Youth Scientist Assosiation (IYSA), 29 April – 2 Mei 2024.

Bertempat di Gedung Kuliah Terpadu Politeknik Negeri Semarang (Polines), kompetisi berskala internasional itu melibatkan ratusan tim dari mancanegara. Total, tak kurang sejumlah 341 tim dari 15 negara yang turut serta dalam kompetisi yang berlangsung secara hibrid itu.

Panitia IIIEX 2024 Aufa Nur menjelaskan, pameran kali ini merupakan acara yang ketiga setelah sebelumnya digelar pada tahun 2022 dan 2023. Dalam kesempatan ini, ratusan pelajar dan mahasiswa saling beradu gagasan dan inovasi di bidang sains, sosial, dan pertanian dan sebagainya.

“Harapannya kegiatan ini dapat menjembatani lahirnya inovasi dari para peneliti muda, khususnya di Indonesia itu sendiri,” katanya saat beritajateng.tv temui, Rabu, 1 Mei 2024.

BACA JUGA: Menilik Kantor VSTP di Kota Lama Semarang, Awal Mula Aksi Mogok Buruh Terbesar se-Indonesia

Adapun Aufa menjelaskan jika IIIEX merupakan kompetisi internasional yang berlangsung secara hibrid. Sejumlah peserta luar negeri dan dalam negeri dapat mengikuti secara dalam jaringan (daring).

“Peserta nasional yang datang ke sini ada 71 tim. Sementara di online sekitar 100 tim. Keseluruhan secara internasional mencapai 300 peserta,” jelas Aufa.

Nantinya, karya terbaik dalam IIIEX 2024 ini akan mendapatkan penghargaan saat puncak acara pada 2 Mei besok. Sekaligus bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional.

“Ada beberapa juri dari luar negeri. Jadi semua peserta dari belahan dunia dapat berpartisipasi baik dari sekolah maupun universitas yang memiliki karya ilmiah di bidang sains dan sosial dapat ikut,” jelasnya.

Pameran IIIEX sebagai wadah peneliti muda mengembangkan kemampuannya

Aufa menunjukkan beberapa karya penelitian yang menarik perhatian. Antara lain karya Terakota untuk pendingin suhu ruangan oleh tim siswa SMAN 1 Semarang. Selain itu iuga ada alat pendeteksi diabetes (diabetes detector) dari siswa SMAN 5 Semarang.

BACA JUGA: Serukan Tuntutan di Unjuk Rasa May Day 2024, Buruh Jateng Singgung Upah Rendah hingga UKT Mahal

Maka dari itu, Aufa menyebut IIIEX rutin digelar untuk membantu dan mengembangkan para peneliti muda yang kompeten. Sebab, kebanyakan peserta adalah peneliti muda yang masih duduk di bangku SD-SMA.

Selain itu, IIIEX juga dapat menjadi wadah bagi mahasiswa yang sedang mengembangkan karyanya ke level internasional.

“Menjadi kebanggaan Indonesia juga bisa menciptakan sesuatu hal yang baru untuk Indonesia dan ke depannya nanti,” pungkasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp