SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota Semarang menjadikan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2023 sebagai momentum meningkatkan pelayanan kepada publik.
Hal tersebut Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu sampaikan saat pembukaan hari Kesehatan Nasional di Stadion Tri Lomba Juang, Semarang, Jumat 27 Oktober 2023.
Selama perayaan HKN, Pemkot Semarang melalui Dinas Kesehatan bakal intensif memberikan arahan kepada Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD). Dan rekomendasi-rekomendasi ke rumah sakit agar pelayanan kepada masyarakat bisa terus meningkat.
“Selama peringatan hari kesehatan kami banyak merambah kepada pelayanan masyarakat, pelayanan publik. Tidak hanya puskesmas tapi Dinas Kesehatan, rumah sakit juga ikut turun ke bawah,” ujar Mbak Ita, sapaan akrabnya di sela-sela kegiatan.
Lebih lanjut, ia juga sedang mendorong Dinas Kesehatan untuk kembali gencar melaksanakan vaksin polio kepada anak. Ia mengakui sejak Covid-19 melanda, beberapa program kesehatan di Kota Semarang terganggu.
“Vaksin ini juga sudah banyak yang mulai kendor karena pada saat itu kebiasaan Covid, akhirnya sekarang kebawa. Nah ini akan ada lagi vaksinasi karena vaksinasi penting bagi anak, mulai lahir. Utamanya polio ini yang harus gencar lagi,” paparnya.
“Karena orang lupa dulu mikirnya vaksin Covid padahal sekarang ini vaksin lain harus berjalan. Selain itu antisipasi persoalan demam berdarah, stunting, dan program edukasi lainnya akan terus kami gencarkan,” lanjutnya.
Sementara itu, rangkaian Hari Kesehatan Nasional oleh kegiatan-kegiatan. Seperti coocking class, edukasi kepada remaja, program penanganan stunting dan bantuan kesehatan serta imunisasi.
Rangkaian kegiatan ini juga harapannya memberikan kesadaran tentang pentingnya kesehatan. Rencananya Pemkot Semarang juga akan kembali menggelar festival makanan pendamping beras dalam penutupan peringatan Hari Kesehatan Nasional nanti.
“Ini menjadi suatu harapan bahwa dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional dengan kegiatan sosial dan pendukung. Agar nanti kita semua, tidak hanya generasi muda, tapi lansia, sampai anak-anak (juga terlibat-red). Makanya kita harapkan di peringatan HKN ini anak-anak maupun orang tua makin sadar akan kesehatan,” imbuhnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah






