Gaya Hidup

Bakal Tayang Part 2 di Bulan Juni Mendatang, Apa Perbedaan Bridgerton Versi Serial dan Novel Aslinya?

×

Bakal Tayang Part 2 di Bulan Juni Mendatang, Apa Perbedaan Bridgerton Versi Serial dan Novel Aslinya?

Sebarkan artikel ini
perbedaan Bridgerton dengan novel asli
Perbedaan Bridgerton season 3 dengan novel aslinya. (Foto: @netflixid).

SEMARANG, beritajateng.tv – Serial Bridgerton season 3 Part 1 telah resmi rilis di Netflix pada 16 Mei 2024. Serial ini hasil adaptasi dari novel terkenal karya Julia Quinn, “Romancing Mr. Bridgerton”. Lantas, apa perbedaan Bridgerton season 3 dengan novel asli?

Musim ini berfokus pada kisah cinta antara Colin Bridgerton (Luke Newton) dan Penelope Featherington (Nicola Coughlan). Namun, ada beberapa perbedaan signifikan antara versi serial dan buku aslinya yang patut dicermati. Berikut adalah beberapa perbedaan utama antara Bridgerton season 3 Part 1 dengan novel aslinya.

Perbedaan Bridgerton dengan novel asli

Adaptasi dari Romancing Mr. Bridgerton

Perbedaan Bridgerton dengan novel asli yang pertama yakni pendekatan yang berbeda dari dua musim sebelumnya, yang mengikuti urutan buku secara kronologis. Musim pertama hasil adaptasi dari buku pertama, The Duke and I, dan musim kedua dari buku kedua, “The Viscount Who Loved Me”.

BACA JUGA: Para Penggemar Bridgerton Season 3, Sudah Tau Info Ini? Perhatikan Detailnya sebelum Menonton

Namun, di musim ketiga ini, showrunner memilih untuk melewati buku ketiga, An Offer From a Gentleman yang menceritakan kisah Benedict Bridgerton dan Sophie Beckett, dan langsung mengadaptasi buku keempat, “Romancing Mr. Bridgerton”. Keputusan ini memberikan alur cerita yang baru dan berbeda dari ekspektasi para penggemar buku.

Latar tahun

Serial Bridgerton season 3 berlatar di tahun 1815, tidak lama setelah kisah cinta antara Anthony Bridgerton (Jonathan Bailey) dan Kate Sharma (Simone Ashley) yang diceritakan di season 2. Ini adalah tahun ketiga Penelope Featherington setelah debutnya di pasar pernikahan.

Sementara itu, dalam novel Romancing Mr. Bridgerton, latar waktunya adalah tahun 1824, yaitu 11 tahun setelah Penelope debut di pasar pernikahan. Perbedaan ini memberikan dinamika waktu yang cukup signifikan dalam pengembangan cerita dan karakter.

Colin tidak membantu Penelope untuk mencari suami

Di kedua versi cerita, baik novel maupun serial, Colin Bridgerton membutuhkan waktu untuk menyadari perasaannya terhadap Penelope. Namun, ada perbedaan penting dalam cara Colin bertindak.

Di dalam buku, Colin tidak pernah membantu Penelope mencari suami. Di masa itu, tindakan seorang bujangan seperti Colin yang membantu wanita lajang untuk menemukan suami dianggap tidak pantas. Namun, di serial, ada elemen cerita di mana Colin berusaha membantu Penelope dalam mencari pasangan, yang menambah kompleksitas hubungan mereka.

Pertemanan tak terduga antara Eloise Bridgerton dan Cressida Cowper

Di akhir season 2, persahabatan antara Eloise (Claudia Jessie) dan Penelope sempat memburuk setelah Eloise mengetahui identitas Lady Whistledown sebagai Penelope. Di musim 3 ini, Eloise menjalin pertemanan baru dengan Cressida Cowper (Jessica Madsen) setelah menghabiskan waktu bersama di pedesaan.

Hubungan ini mengejutkan banyak pihak mengingat kepribadian mereka yang tampaknya bertolak belakang. Cressida di serial tidak sejahat seperti yang tergambarkan dalam novel. Akan tetapi, tetap menjadi karakter yang sering mengganggu Penelope. Serial ini juga mengungkap bahwa Cressida mengalami perlakuan keras dari ayahnya, yang membuatnya mencari dukungan emosional dari Eloise.

Lord Debling

Musim ketiga ini juga memperkenalkan banyak karakter baru, salah satunya adalah Lord Debling (Sam Phillips). Lord Debling menjadi bagian dari kisah cinta segitiga antara Penelope dan Colin.

Ia berperan sebagai bangsawan kaya yang menyukai alam dan sering bepergian. Karakternya menambah dimensi baru dalam cerita, karena ia menjadi pelamar yang tertarik pada Penelope, menciptakan konflik tambahan dalam perjalanan cinta Penelope dan Colin.

Serial Bridgerton season 3 Part 1 membawa banyak perubahan dan tambahan yang membuat cerita semakin menarik dan kompleks dibandingkan buku aslinya. Ada beberapa perbedaan Bridgerton season 3 dengan novel asli.

Penambahan karakter dan perubahan alur cerita ini memberikan nuansa baru yang segar bagi para penonton, sekaligus menjaga esensi dari kisah cinta yang dihadirkan dalam novel Julia Quinn. (*).

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp