JAKARTA, beritajateng.tv – Bawaslu Jakarta Pusat akhirnya mengeluarkan putusan terkait kegiatan bagi-bagi susu oleh cawapres nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka, di Car Free Day (CFD). Pihaknya memutuskan kegiatan tersebut merupakan suatu pelanggaran, meskipun bukan pelanggaran hukum Pemilu.
Dalam surat putusan tersebut, status temuan yang tercatat yakni “Ditindaklanjuti”. Bawaslu Jakpus meneruskan hasil temuan ini kepada Bawaslu DKI Jakarta untuk memberikan rekomendasi kepada instansi terkait.
BACA JUGA: Tren Anies Bubble Geser Gemoy, Berpotensi ‘Curi’ Suara Prabowo-Gibran?
Dalam isi surat putusan tersebut, menurut dugaan Gibran terlibat dalam kegiatan yang bertujuan untuk kepentingan partai politik. Pasalnya, kegiatan tersebut melibatkan calon anggota legislatif dari partai politik pendukungnya.
Bawaslu menyatakan bahwa tindakan Gibran melanggar Pasal 7 ayat (2) dari Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 12 tahun 2016.
BACA JUGA: Merasa Tak Tersaingi Aksi Live TikTok Anies Baswedan dan Mahfud MD, Ini Kata TKN Prabowo-Gibran
“Temuan dengan nomor register 001/Reg/TM/PP/Kota/12.01/XII/2023 mengenai pembagian susu oleh Gibran Rakabuming Raka kepada warga yang berada di area Car Free Day Jakarta Pusat pada tanggal 03 Desember 2023 telah direkomendasikan sebagai Pelanggaran Hukum Lainnya,” demikian bunyi surat putusan Bawaslu Jakpus, Kamis, 4 Januari 2024.
“Hasil temuan ini kami teruskan kepada Bawaslu Provinsi DKI Jakarta untuk disampaikan kepada instansi yang berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” lanjutnya.
BACA JUGA: Viral ‘Anies Bubble’, Akun X Kumpulan Kpoper yang Dukung Anies Baswedan Usai Ramai Live TikTok
Sementara itu, Bawaslu RI atau Bawaslu Pusat telah sejak lama memutuskan bahwa kegiatan yang Gibran lakukan di CFD tersebut bukanlah suatu pelanggaran pidana dalam konteks Pemilu. (*)




