SEMARANG, beritajateng.tv – Momen pergantian Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia menjadi keuntungan tersendiri bagi sebagian pihak, tak terkecuali para pedagang Anda mencari bingkai foto – Beritajateng.tv.
Yatiman, pemilik toko bingkai Kios Mutu, misalnya. Ia telah puluhan tahun menjual bingkai foto presiden dan wakil presiden.
Tepatnya, ia mulai berjualan di tokonya yang terletak di Jalan Bubakan, Kompleks Pertokoan Bubakan Baru, Purwodinatan, Semarang Tengah itu sejak tahun 1970 silam.
Bisa dibilang, Yatiman telah melewati semua pergantian kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Dari Presiden pertama Ir. Soekarno hingga yang terbaru, Prabowo Subianto.
Bahkan, jejak penjualan foto presiden pertama Indonesia masih tersisa di kiosnya. Yaitu, foto Soekarno yang konon dicetak pada tahun 1960.
“Dengan idzin No. 10/SW/11/60. Copyright Dilarang Mereproduksi,” tulis keterangan yang tertulis di pojok foto itu.
BACA JUGA: MK Resmikan Pemenang Pilpres, Pedagang Bingkai di Semarang Tunggu Kiriman Foto Prabowo-Gibran
Meski berusia puluhan tahun dan terdapat beberapa noda, foto tersebut masih tampak utuh. Menampilkan setengah badan Soekarno yang tampak gagah berdiri.
Berbeda dari foto presiden saat ini yang telah berwarna, foto Soekarno itu masih memiliki format hitam putih, menambah kesan jadul dan lawas.
Selain foto Soekarno, Yatiman juga memiliki berbagai foto lawas presiden lain, seperti Soeharto, Gus Dur, dan lainnya.
“Masih ada yang lama-lama, saya simpan, kadang ada aja yang nyari,” katanya kepada beritajateng.tv, Rabu, 24 April 2024.
Yatiman tak mau menyebut harga dari koleksi foto-foto presiden terdahulu. Yang jelas, harganya tak murah karena umumnya yang beli ialah para kolektor.
Tunggu kiriman foto presiden dan wakil presiden terpilih periode 2024-2029
Sementara itu, Yatiman kini tengah menunggu foto Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Pasalnya, ia memang hanya menjual foto-foto resmi yang berasal dari pemerintahan.
“Biasanya kalau sudah resmi atau seminggu setelah pelantikan nanti ada kiriman foto dari Jakarta, fotografer dari Istana,” katanya.
Selain menjual foto presiden dan wakil presiden, Yatiman sebenarnya juga sering melayani berbagai pesanan lainnya. Seperti foto Bupati Kudus, Kapolda Jawa Tengah, hingga foto pribadi.
BACA JUGA: Tak Hadir di Penetapan Pemenang Pilpres Prabowo-Gibran, Ganjar: Aku Malah Ora Entuk Undangane
Yang unik, Yatiman pernah menerima pesanan dari Panti Marhaen, Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Tengah. Yakni, foto Soekarno beserta keterangan tulisan dengan ejaan lama.
Ia sendiri menyimpan satu salinan foto tersebut sebagai kenang-kenangan.
“Kita bukan bangsa jang tempe, kita adalah bangsa jang Besar, dengan ambisi jang Besar, Tjita-tjita jang Besar, Daja-Kreatif jang besar, Keuletan jang Besar… Bangsa jang Besar bangsa jang Hanjakrawarti-hambaudenda. Bangsa jang demikian itulah hendaknja bangsa Indonesia,” tulis keterangan dalam foto Soekarno itu. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





