Jateng

Ratusan Calon Jamaah Haji Kota Semarang Mulai Diberangkatkan, Begini Pesan Mbak Ita

×

Ratusan Calon Jamaah Haji Kota Semarang Mulai Diberangkatkan, Begini Pesan Mbak Ita

Sebarkan artikel ini
Ratusan Calon Jamaah Haji Kota Semarang Mulai Diberangkatkan, Begini Pesan Mbak Ita
Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu melepas ratusan jamaah haji asal Kota Semarang kloter 42 di Asrama Haji Islamic Center Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu melepas keberangkatan ratusan calon jamaah haji asal Kota Semarang ke tanah suci.

Mbak Ita, sapaannya juga mengirim tenaga pendamping ke Tanah Suci Mekkah untuk mengawal calon jamaah haji.

Mbak Ita sapaan akrabnya mengatakan, para pendamping ini terdiri dari tenaga kesehatan, tenaga umum dan tenaga ibadah.

Ia menjelaskan pendampingan ini untuk memastikan para calon jamaah haji yang melaksanakan ibadah bisa berjalan dengan lancar. Tentunya ini juga salah satu upaya Pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

BACA JUGA: Mbak Ita Lepas Keberangkatan 100 Jemaah Haji ASN Pemkot Semarang

“Kota Semarang sudah mengirimkan tim pendamping haji sebanyak 16 orang sehingga ini baik dari tenaga kesehatan, umum dan ibadah. Sehingga calon jamaah haji ini bisa didampingi dan pulang ke semarang tidak ada halangan apapun,” ujarnya usai pelepasan Calon Jamaah Haji di Asrama Haji Islamic Center Kota Semarang, Rabu (22/5/2024).

Total 1.957 Jamaah Kota Semarang

Lebih lanjut, total ada 1.957 orang yang akan melaksanakan ibadah haji tahun ini. Angka ini mengalami kenaikan di mana tahun sebelumnya ada 1.567 orang yang berangkat haji.

Pada pemberangkatan kali ini, Mbak Ita juga telah meminta untuk pengawal patwal sampai ke Solo sebelum penerbangan. Total ada tujuh kloter dengan jadwal terakhir akan berangkat pada 26 Mei 2024 mendatang.

Dia juga berpesan agar para calon jamaah haji bisa menjaga kesehatan dengan makan teratur dan istirahat yang baik. Ia mengingatkan untuk bisa menjaga barang bawaannya agar hal-hal yang tidak di inginkan.

“Di tanah suci suhu udara 40-45 derajat sehingga memang perlu tenaga yang lebih mengingat panas sekali. Tentu yang kita perlu bagaimana para jamaah haji khususnya ada yang sepuh ada usia tertua di bus pertama yakni 94 tahun. Kemudian jaga terhadap banyak kerumunan, jaga barang-barang jangan sampai tersesat pergi harus dengan rombongan sehingga jangan sampai jadi permasalahan di tanah suci,” tuturnya.

Selain tenaga pendamping, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang juga memberikan bantuan konsumsi. Pihaknya juga menyiapkan truk untuk membawa koper para calon jamaah haji. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp