Jateng

Sebut Kebijakan Ekonomi Bebani Rakyat, Massa HMI Jateng-DIY Coret Gerbang BI Jateng, Desak Turunkan Dirut

×

Sebut Kebijakan Ekonomi Bebani Rakyat, Massa HMI Jateng-DIY Coret Gerbang BI Jateng, Desak Turunkan Dirut

Sebarkan artikel ini
HMI BI
Badko HMI Jawa Tengah-DIY unjuk rasa di depan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah, Kamis, 18 Juni 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Unjuk rasa yang 𝖽igelar Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jawa Tengah-DIY di depan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah, 𝖽iwarnai aksi pencoretan gerbang kantor dengan tulisan “Turunkan Dirut BI” dan “BI Pembawa Kehancuran”.

Aksi tersebut 𝖽ilakukan sebagai bentuk protes terhadap kondisi ekonomi nasional yang 𝖽inilai semakin membebani masyarakat.

Massa membawa sejumlah tuntutan mulai dari penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Tengah, evaluasi kebijakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, penurunan harga Pertamax, hingga penguatan nilai tukar rupiah.

Ketua Bidang Hukum, Pertahanan, dan Keamanan Badko HMI Jateng-DIY, Billy Al Sabil, mengatakan pemilihan Kantor BI sebagai lokasi aksi 𝖽ilakukan karena lembaga tersebut 𝖽ianggap menjadi simbol kebijakan ekonomi yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

BACA JUGA: Respons Ahmad Luthfi saat Dicari Demonstran Semarang: Kata Siapa? Ya Kita Temui

Menurutnya, HMI menilai berbagai kebijakan pemerintah saat ini terlalu tersentralisasi dan kurang memperhatikan kondisi daerah.

“Kami membawa tuntutan reformasi total. Kami melihat kebijakan-kebijakan pemerintah saat ini cenderung sentralisasi tanpa mempertimbangkan potensi dan kebutuhan daerah,” kata Billy di sela aksi pada Kamis, 18 Juni 2026.

Ia juga menyoroti pelemahan nilai tukar rupiah serta kenaikan harga BBM nonsubsidi yang 𝖽inilai menambah beban masyarakat. Selain itu, HMI menilai program-program nasional seperti MBG dan Koperasi Desa Merah Putih perlu 𝖽ievaluasi karena 𝖽ianggap tidak memperhatikan kondisi riil di daerah.

Alasan Massa Badko HMI Jateng-DIY Corat-coret Gerbang BI Jateng

Billy menyebut aksi pencoretan gerbang kantor BI merupakan bentuk ekspresi kekecewaan massa terhadap pemerintah yang 𝖽inilai jarang menemui langsung demonstran.

“Itu sebagai ekspresi. Hari ini pemerintah 𝖽idemo di mana-mana tetapi jarang ada yang turun menemui massa aksi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pembinaan Anggota Badko HMI Jateng-DIY, Gema Dilal, menilai langkah BI dalam menjaga stabilitas rupiah melalui kenaikan suku bunga belum menyentuh persoalan utama yang 𝖽ihadapi masyarakat.

Menurutnya, kenaikan suku bunga justru berpotensi meningkatkan beban cicilan masyarakat di tengah daya beli yang masih rendah.

BACA JUGA: Sudah Tiga Demo di Kantor Gubernur Jateng dalam Sepekan, Massa Aksi Serukan “Di Mana Ahmad Luthfi?”

“Kami melihat kebijakan menaikkan suku bunga kurang tepat. Ketika suku bunga naik, cicilan masyarakat juga naik. Padahal daya beli masyarakat sedang menurun,” kata Gema.

Ia menilai pemerintah seharusnya lebih fokus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pendapatan dan penciptaan kondisi ekonomi yang lebih baik.

“Yang perlu 𝖽iperbaiki adalah bagaimana meningkatkan daya beli masyarakat dan pendapatan masyarakat, bukan hanya melihat angka statistik,” tambahnya.

Enam HMI Jateng-DIY Tuntutan Terhadap Pemerintah

Dalam aksi tersebut, Badko HMI Jateng-DIY menyampaikan enam tuntutan kepada pemerintah, yakni:

1. Mendesak penutupan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Provinsi Jawa Tengah.

2. Mendesak evaluasi penuh kebijakan Koperasi Daerah Kabinet Merah Putih (KDKMP) yang 𝖽inilai tumpang tindih dengan kewenangan pemerintah daerah.

3. Mendesak penurunan harga BBM Pertamax.

4. Mendesak pemerintah memperkuat stabilitas ekonomi nasional melalui penguatan nilai tukar rupiah dan pengendalian inflasi.

5. Mendesak pemberian subsidi penuh untuk pendidikan yang lebih inklusif.

6. Mendesak penegasan supremasi sipil dengan mengembalikan TNI dan Polri ke barak. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp