SEMARANG, beritajateng.tv – Pj Bupati Kudus, Herda Helmijaya, mengaku siap menjalankan tugas yang Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana berikan.
Sebelumnya, Nana memberikan dua pekerjaan rumah (PR) untuk Kabupaten Kudus. PR itu Nana ungkap dalam sambutannya usai melantik Herda Helmijaya sebagai Pj Bupati Kudus, menggantikan M Hasan Chabiebie.
Adapun dua PR itu ialah pertumbuhan ekonomi dan mengendalikan inflasi di Kudus.
Usai acara pelantikan, Herda mengaku siap menjalankan tugas yang Nana Sudjana berikan. Tak hanya itu, Herda juga mengaku akan menyelesaikan masalah stunting dan ketersediaan lapangan kerja di Kudus.
Herda menuturkan, PR itu tak hanya untuknya, melainkan Pj Kabupaten Magelang dan Pj Kabupaten Tegal yang hadir di lokasi.
“Ya pastilah, namanya kita juga ditugaskan, pasti akan ada yang dilakukan. Pr-nya banyak, kita bicara masalah stunting, inflasi, lapangan kerja, dan hal-hal apa saja yang harus dilakukan,” ungkap Herda.
Selain itu, penyerapan anggaran 2025 yang optimal juga menjadi fokus Herda.
“Kedua, bagaimana kita mengawal penyerapan anggaran 2025. Bagaimanapun roda perekonomian harus tetap berjalan dengan memanfaatkan APBD yang sudah disepakati dan ditetapkan itu saja sebenarnya,” jelas dia.
Akui sempat jadi Pj Bupati di NTT, Herda cerita soal perbedaan kultur
Sebelum menjabat sebagai Pj Bupati Kudus, Herda membenarkan bahwa ia pernah menjabat sebagai Pj Bupati Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pihaknya pun mengungkap adanya perbedaan kultur masyarakat NTT dan Jawa Tengah.
“Ya kalau perbedaan selain dari teritorial, dari sisi adat, budaya, dan karakteristik masyarakat tentu berbeda. Kalau di timur itu kan suaranya tegas, keras, itu yang keluar dari hati. Kalau di Jawa kan berbeda,” papar dia.
Kendati begitu, Herda mengaku tak ada perbedaan soal birokrasi maupun aturan dalam memimpin daerah. Baik di Kudus maupun di Nagekeo.
“Tapi kalau kita bicara roda pemerintahan dan birokrasi. aturannnya sudah jelas. Mau timur, barat, tengah, tetap aturannya sudah ditetapkan UU dan keputusan menteri. Secara khusus terkait roda pemerintahan dan birokrasi itu sama,” jelas dia.
BACA JUGA: Golkar Godok Sejumlah Nama Calon Bupati Kudus, Ada Mawahib hingga Samani Intakoris
Lebih lanjut, Herda mengaku sempat kaget saat di tugaskan menjadi Pj Bupati Kudus mengganti Hasan Chabiebie. Kendati begitu, ia tetap akan memberikan yang terbaik selaku Pj Bupati Kudus.
“Ada tiga prinsip buat saya, saya gak pernah nolak penugasan. Saya akan selalu memberikan yang terbaik di tempat saya bertugas. Dan saya gak pernah memutuskan tali silaturahmi di tempat saya pernah bertugas,” pungkas Herda. (*)
Editor: Farah Nazila






