Gaya Hidup

Serunya Meronce bareng Pusspace, Rangkai Sendiri Cincin dan Gelang Manik-manik Sesuka Hati

×

Serunya Meronce bareng Pusspace, Rangkai Sendiri Cincin dan Gelang Manik-manik Sesuka Hati

Sebarkan artikel ini
Meronce Pusspace
Pusspace saat membuka pop up store di Toko Ola. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Menekuni hobi secara serius bukan mustahil bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan. Misalnya, seperti hobi merangkai manik-manik yang satu ini.

Merangkai manik-manik atau meronce memang sedang menjadi tren belakangan ini. Berbagai aksesoris seperti gelang, kalung, dan cincin yang terbuat dari manik-manik atau beads menjadi benda bernilai estetika lebih.

Apalagi, jika pengunjung berkesempatan merakitnya sendiri. Hal tersebutlah yang menjadi peluang bisnis bagi Qorin Nadhivia Azhari.

Dhivia, sapaan akrabnya, merintis usaha bernama Pusspace sejak 2023 silam. Berbeda dari usaha manik-manik yang umumnya menjual barang jadi, Pusspace memberikan kesempatan bagi pembelinya untuk merakit sendiri.

Siapa pun bebas menyalurkan kreativitasnya dalam merangkai manik-manik. Perempuan atau laki-laki, muda atau tua, siapa saja.

BACA JUGA: Hobi Meronce, dari Self Healing hingga Peluang Bisnis Beromset Jutaan Rupiah!

“Awalnya dari jualan baru merambah ke workshop. Tempatnya macem-macem, pernah di car free day (CFD) juga, tapi sekarang lebih ke pop up sama pensi-pensi kampus,” ujar Dhivia saat beritajateng.tv temui, Selasa, 21 Mei 2024.

Meronce tentu memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Terlebih, jika sebelumnya tidak terbiasa menyentuh barang-barang berukuran mini.

Namun, kata Dhivia, itulah yang menjadi sensasi kesenangan tersendiri dalam meronce, menghabiskan waktu bermenit-menit bersama teman atau sahabat demi aksesoris lucu.

“Sendirian enggak apa-apa, berdua sama pacar, atau rombongan sama geng cewek-cewek juga bisa mencoba meronce,” ucapnya.

Sesi meronce di Pusspace mulai Rp8 ribu hingga Rp30 ribuan

Untuk bisa menikmati sesi meronce di Pusspace, caranya sederhana. Lantaran Pusspace belum memiliki lokasi permanen, pengunjung cukup datang dan daftar langsung ke lokasi pop up store Pusspace berada.

“Kami ada pop up store, workshop, atau lapak di CFD. Satu minggu 2 sampai 3 kali, update di Instagram kami,” tutur Dhivia.

Setelah itu, Dhivia akan menanyakan pembeli apakah ingin merakit cincin, gelang, atau strap. Sebab, masing-masing aksesoris memiliki panjang tali yang berbeda.

BACA JUGA: Dari Hobi Jadi Rezeki, Etty Sukses Usaha Kue Kering Rumahan Berbekal Kertas Usang

Kemudian, usai mendapat tali, sesi meronce pun dimulai. Pembeli bebas mengambil manik-manik, apa pun motifnya, apa pun warnanya, apa pun bentuknya, bebas.

“Dalam satu kali sesi biasanya 15-20 menit, tergantung kreativitas masing-masing orang,” terangnya.

Sementara untuk harganya pun beragam, mulai dari Rp8 ribu untuk cincin, Rp16 ribu untuk gelang, Rp30 ribu untuk phone strap. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp