Jateng

Situasi Terkini Kelurahan Bendan Ngisor, Jadi Tempat Pemeriksaan Awal Korban Selamat Kecelakaan Bus Wisata FKK

×

Situasi Terkini Kelurahan Bendan Ngisor, Jadi Tempat Pemeriksaan Awal Korban Selamat Kecelakaan Bus Wisata FKK

Sebarkan artikel ini
kecelakaan tol pemalang
Suasana Kelurahan Bendan Ngisor Kota Semarang untuk korban selamat kecelakaan bus pariwisata FKK Bendan Ngisor. Sabtu, 25 Oktober 2025 malam. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Warga yang menunggu kedatangan korban selamat kecelakaan bus pariwisata Forum Kesehatan Kelurahan (FKK) memenuhi Kantor Kelurahan Bendan Ngisor Kota Semarang.

Kecelakaan tersebut terjadi di jalur keluar Tol Pemalang-Batang KM 32-B pada Sabtu, 25 Oktober 2025 pagi. Bus berukuran medium itu terguling saat melintas di tikungan arah Exit Tol Pemalang.

Pantauan beritajateng.tv pukul 19.15 WIB suasana di Kelurahan Bendan Ngisor nampak ramai warga yang memastikan keadaan tetangga mereka. Terlihat beberapa korban selamat tiba di Kantor Kelurahan untuk mendapatkan pemeriksaan awal oleh petugas medis.

Salah satu penumpang yang selamat, Siti Maemunah, menceritakan detik-detik peristiwa kecelakaan terjadi. Ia sempat merasa bus tersebut melaju kencang sebelum akhirnya terguling.

BACA JUGA: Kronologi Kecelakaan Bus Wisata FKK Bendan Ngisor Semarang di Tol Pemalang

Ia yang duduk di bangku belakang itu kemudian mendengar jerit suara minta tolong bersahut-sahutan. Maemunah melihat orang-orang yang ia kenal terjepit usai bus terguling.

Ia mengingat pada saat kejadian, teman-temannya sudah berteriak dan menangis meminta pertolongan. Maemunah juga langsung menolong salah satu temannya yang terjepit.

Korban Selamat Kembali ke Kota Semarang

Rian, Petugas Medis Ambulance Hebat menjelaskan bahwa timnya telah melakukan pemeriksaan awal terhadap korban yang dipulangkan dari Pemalang.

Dari total sembilan pasien yang diperiksa di kelurahan, delapan di antaranya sudah diperbolehkan pulang karena kondisi dinilai stabil.

“Untuk tadi kami sudah melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi pasien yang di pulangkan dari Pemalang,” ujarnya kepada beritajateng.tv Sabtu, 25 Oktober 2025.

“Beberapa masih mengeluh nyeri dan ada yang mengalami trauma pascakejadian, jadi kami observasi dulu sebelum di pulangkan,” jelas Rian.

Tim medis juga memastikan belum ada pasien yang memerlukan rujukan lanjutan ke rumah sakit. Satu pasien kabarnya memilih untuk melanjutkan perawatan ke Rumah Sakit Elisabeth secara mandiri.

“Total ada sembilan pasien yang diperiksa, delapan sudah pulang, dan saat ini semuanya dalam kondisi stabil. Belum ada yang perlu dirujuk, hanya satu pasien yang memilih melanjutkan perawatan ke Rumah Sakit Elisabeth,” lanjutnya.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Semarang, Budiono, bus berisi 33 penumpang itu sedang dalam perjalanan menuju objek wisata Guci, Kabupaten Tegal. Dugaan kuat kecelakaan terjadi akibat rem blong hingga kendaraan hilang kendali dan menabrak pembatas jalan.

“Kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Setelah menerima laporan, tim dari Unit Siaga SAR (USS) Pemalang segera menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan dengan peralatan ekstrikasi,” jelas Budiono.

Benturan keras menyebabkan bus terguling di sisi jalan dan beberapa penumpang terhimpit bodi kendaraan.

BACA JUGA: Pemkab Demak Gelar Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal, Upaya Preventif Meningkatnya Perokok Pemula

Tim SAR gabungan kemudian melakukan evakuasi dengan hati-hati untuk menyelamatkan seluruh penumpang yang terjebak di dalam bus.

“Sekitar pukul 11.45 WIB seluruh penumpang berhasil di evakuasi. Dari total 33 penumpang, 16 orang selamat tanpa luka, 13 mengalami luka ringan, satu orang luka berat, dan empat penumpang meninggal dunia,” lanjutnya.

Seluruh korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Siaga Medika Pemalang dan RSI Al-Ikhlas Pemalang untuk penanganan lebih lanjut.

Berikut identitas empat korban meninggal dunia:

1.⁠ ⁠Komsiyah, warga Kelurahan Bendan Ngisor, Semarang (RS Prima Medika)
2.⁠ ⁠Sri Fitriyati, warga Kelurahan Bendan Ngisor, Semarang (RS Siaga Medika)
3.⁠ ⁠Endah Cipta Ningrum, warga Kelurahan Bendan Ngisor, Semarang (RS Siaga Medika)
4.⁠ ⁠Abdul Ghofur, warga Kelurahan Bendan Ngisor, Semarang (RS Siaga Medika). (*)

Editor: Farah Nazila

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp