Viral

Viral Makanan Anak TK di Korea Selatan Lengkap, Bikin Netizen Kepo Pajaknya

×

Viral Makanan Anak TK di Korea Selatan Lengkap, Bikin Netizen Kepo Pajaknya

Sebarkan artikel ini
makanan siang anak TK
Makan siang anak TK di Korea Selatan. (X/@primawansatrio).

SEMARANG, beritajateng.tv – Masih menyoal makan siang gratis (MBG) yang baru berjalan sejak 6 Januari 2025 lalu, kini netizen dihebohkan dengan cuitan seorang pengguna X bernama @primawansatrio.

Ia membagikan foto makanan anaknya yang masih duduk di bangku TK di Korea Selatan.

Ia menyebut dalam cuitannya, bahwa makanan itu dari sekolahnya.

Ia mengatakan bahwa anaknya yang masih TK nol kecil tersebut mendapatkan makanan tiga kali sehari dari sekolahnya. Yakni sarapan, makan siang dan kudapan sore.

BACA JUGA: Review Makan Bergizi Gratis Hari ke 5: Menu Itu-itu Aja hingga Rasa Sayur Asam

Menurutnya, makanan-makanan tersebut sudah termasuk dalam SPP Rp1,6 juta.

“Kek apa anak Korea ga tinggi2, gizinya udah lengkap gini di sekolah. Definisi terbaik dari makan siang bergizi gratis. Ini makannya sudah termasuk SPP di 1,6 juta IDR (140,000 KRW) sebulan, dari jam 10-17, include antar jemput. Mau study tour, pentas seni, dan ultah sudah di koordinir oleh sekolah juga ga perlu nambah bayar lagi,” jabarnya.

Foto tersebut pun kemudian mendapatkan atensi yang besar dari warganet di X. Yakni 7,8 ribu retweet dan 79 ribu likes dengan total 5,2 juta views.

Dari foto tersebut, tak sedikit warganet yang penasaran dengan berbagai hal perihal makanan tersebut, termasuk sekolah, makanan hingga pajak.

Ia menyebut PPN di Korea Selatan adalah 10 persen.

“Makanan begini apakah ada murid yg ga doyan sayur atau makanan ga habis?” tanya seorang netizen.

“Kayaknya ada, bu. Anak saya kurang suka sama kimchi kata gurunya, jadi tiap ada kimchi ga dimakan,” jawab Prima.

BACA JUGA: Makan Bergizi Gratis Rp10 Ribu Per Porsi, Begini Kata Pengusaha Catering

“Butuh berapa tahun korsel bisa sampai di tahap ini?” tanya netizen lainnya.

“Mulainya di 1953, dan bisa cover 100% sekolah hingga SMA di 2019,” jawab Prima lagi.

“Sedikit insight di Jepang, sebelum anak didik di kasih menu makan siang, kebiasaan makan mereka di survei dulu. Mulai dari kesukaan, alergi, sampe batasan kepercayaan. Penting banget biar makanan yg disajikan pas & aman buat mereka,” kata @diasporantau. (*)

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp