SEMARANG, beritajateng.tv – Viral sebuah unggahan yang menarasikan soal tak kunjung turunnya uang beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi dari keluarga miskin di Batang, Jawa Tengah.
Unggahan soal beasiswa tak kunjung turun ini salah satunya dari akun Instagram @batanginfo.id. Dalam unggahan itu, terdapat lampiran Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Nomor 100.33.2/2002/2024.
BACA JUGA: Beasiswa BSI Scholarship Tersalurkan Lebih dari 5000 Pelajar dan Mahasiswa
Surat tersebut berisi perubahan atas Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 100.3.3.2/1993/2024 tentang Penerima Bantuan Biaya Pendidikan Bagi Peserta Didik Pendidikan Menengah dan Mahasiswa Yang Berprestasi Dari Keluarga Miskin Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2024.
Salah satu penerima beasiswa, Aksi Riskiawan, mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) asal Desa Kecepak, Kecamatan Batang menyebut bahwa keterlambatan ini menjadi pembicaraan hangat di kalangan mahasiswa.
BACA JUGA: Gus Yasin Janji Beri Santri Beasiswa ke Luar Negeri, Anggap Hadiah Berjasa Usir Penjajah
Menurutnya, hal yang ia sayangkan adalah kurangnya kejelasan informasi dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
“Kami sudah diumumkan sebagai penerima sejak akhir September, tetapi hingga Desember belum ada pencairan atau penjelasan resmi. Padahal, semua komunikasi sebelumnya dilakukan melalui grup Telegram penerima beasiswa,
“Ketika kami bertanya soal keterlambatan, tidak ada respons yang jelas. Itu yang membuat teman-teman kecewa,” ungkap Akni.
BACA JUGA: Buntut Viral Mahasiswi Hedon Penerima Beasiswa Salah Sasaran, Undip Bakal Verifikasi Ulang KIP-K
Ia menambahkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah memberikan alasan keterlambatan.
“Hari ini, Alhamdulillah, ada kejelasan. Ternyata, dana hibah sosial memang tidak boleh di cairkan sebelum Pilkada. Kalau saja informasi ini di sampaikan sejak awal, teman-teman pasti memahami,” tambahnya.
Respons Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang, Bambang Suryantoro Sudibyo, menyampaikan permintaan maafnya.
“Kami sudah sampaikan kepada mahasiswa bahwa keterlambatan ini bukan di sengaja. Beberapa persyaratan administrasi belum lengkap, dan dana hibah memang baru boleh di cairkan setelah Pilkada. Proses sudah berjalan, InsyaAllah minggu depan beasiswa bisa cair,” ujar Bambang.
BACA JUGA: Usut Dugaan Korupsi di Pemerintah Kota Semarang, Kini KPK Geledah Kantor Dinas Pendidikan
Bambang menyebut, kedepannya pihaknya akan membuat grup komunikasi khusus penerima beasiswa agar informasi transparan.
Sebagai informasi, total anggaran beasiswa Kabupaten Batang mencapai Rp500 juta, yang dialokasikan untuk calon mahasiswa baru maupun mahasiswa aktif.
Besaran dana yang penerima dapat, penyesuaiannya dengan kategori masing-masing, termasuk prestasi akademik dan status sebagai penghafal Al-Qur’an (hafiz). (*)





