SEMARANG, beritajateng.tv – Delapan mahasiswa Ilmu Hukum Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang mengajukan gugatan terhadap UU Pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Dalam gugatan yang teregistrasi dengan nomor perkara 7/PUU-XXIII/2025, mereka ingin calon anggota legislatif baik DPR, DPRD Provinsi, hingga DPRD kabupaten/kota merupakan warga asli setempat atau tinggal di daerah pemilihan (dapil) minimal 5 tahun.
Delapan mahasiswa itu ialah Ahmad Syarif, Arief Nugraha, Samuel Raj, Alvin Fauzi, Aura Pangeran, Akhilla Mahendra, Arya Ashfihani, dan Isnan Surya.
Salah satu pemohon, Arief Nugraha, menjelaskan, ide gugatan ini berasal dari perbincangan di tongkrongan atau saat nongkrong bersama. Menurut obrolan itu, mereka sepakat banyak keresahan masyarakat terkait anggota legislatif yang tidak berasal dari dapil.
“Awalnya dari perbincangan di tongkrongan, dari keresahan-keresahan teman-teman banyaknya fakta bahwa calon anggota legislatif tidak berasal dari dapilnya,” ungkap Arief saat beritajateng.tv temui, Selasa, 4 Maret 2025.
BACA JUGA: Unisbank Luncurkan SIAKU dan SIASET untuk 700 Desa Wisata di Jateng
Pemohon lainnya, Ahmad Syarief Hidayat, menambahkan, dalam Pileg 2024, banyak calon anggota legislatif (caleg) di Jawa Tengah yang bukan bertempat tinggal di Jawa Tengah. Ia mengibaratkan, caleg-caleg tersebut sebagai “kiriman” DPP partai di Jakarta untuk bertarung di daerah.
Menurutnya, para caleg Jakarta itu ditempatkan di daerah agar meraup suara tinggi dan melenggang ke Senayan. Akibatnya, caleg-caleg potensial asli dapil terkait kalah dan gagal menyampaikan aspirasi warga.
“Mereka menang mengalahkan calon-calon potensial dari daerah tersebut yang mana itu berpotensi sangat besar. Sedangkan menurut kami caleg pusat tidak mengenali isu-isu di daerah,” tekan Ahmad.
Selain kurang memahami isu daerah, Ahmad menyebut anggota legislatif yang bukan warga asli dapil cenderung jarang turun ke daerah. Alhasil, aspirasi warga tidak terdengar atau tersampaikan dengan baik.
“Dalam setahun, mereka hanya satu atau dua kali mengunjungi dapilnya,” katanya.
Sidang gugatan UU Pemilu oleh mahasiswa Unisbank Semarang terjadwal besok secara online
Dalam gugatannya, mahasiswa Unisbank itu mencatut tiga nama anggota legislatif yang bukan asli berasal dari dapilnya. Mereka yakni Puan Maharani (Dapil Jateng 5), Lestari (Dapil Jateng 2), dan Sufmi Dasco Ahmad (Dapil Jateng 3).
“Ketiganya bukan dari daerah pilihannya namun dengan tanda kutip dikirimkan dari pusat,” ucap Ahmad.
Sementara itu, sidang pertama dengan agenda pembacaan pendahuluan akan berlangsung besok. Sidang tersebut akan berlangsung secara online.
BACA JUGA: 350 Atlet Bersaing di Kejuaraan Nasional DOJO DKKI Piala Rektor Unisbank dan Soengging Cup VII
Ahmad pun berharap gugatan yang pihaknya sampaikan ini dapat diterima dan dikabulkan oleh MK.
“Semoga mahkamah dapat memutuskan dengan seadil-adilnya, bahkan kalau bisa mengabulkan permohonan kami secara keseluruhan karena kami rasa itu merupakan salah satu bentuk upaya terbaik untuk negara,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





