Viral

Buntut Konsumsi Pelantikan KPPS Sleman yang Viral, Ternyata Anggarannya Dipotong

×

Buntut Konsumsi Pelantikan KPPS Sleman yang Viral, Ternyata Anggarannya Dipotong

Sebarkan artikel ini
Penukaran Uang Semarang
Ilustrasi uang. (Foto: Pexels/Pixabay)

SLEMAN, beritajateng.tv – Muncul sebuah cuitan viral di media sosial X tentang konsumsi saat acara pelantikan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Sleman yang menghebohkan warganet.

Setelah mendalami permasalahan tersebut, ternyata memang makanan untuk petugas KPPS di Sleman tersebut tidak sesuai dengan anggaran sehingga tidak layak.

Dengan viralnya kabar konsumsi ini, Ahmad Baehaqi selaku Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman membuka suaranya.

Ia menyebut bahwa KPU Sleman meminta maaf atas kejadian konsumsi makanan untuk petugas KPPS yang kurang pantas tersebut.

“Pihak sekretariat KPU Sleman melakukan penyediaan konsumsi pelantikan calon anggota KPPS melalui pihak ketiga atau vendor yang terdaftar dalam e-katalog,” kata dia, Jumat (26/1/2024).

BACA JUGA: Ramai Konsumsi Pelantikan KPPS Sleman Tak Layak, Warganet: Mirip Snack Lelayu

Ia lalu menambahkan bahwa proyek yang diberikan tidak dikerjakan oleg vendor, melainkan di-sub-kan lagi tanpa pengetahuan KPU Sleman.

Rupanya, kata dia, pihak vendor beralasan jika tidak di-sub-kan, maka tidak mampu melayani calon anggota KPPS yang terlantik sebanyak 24.199 orang. Kondisi ini membuat sajian konsumsi menjadi tidak pantas.

Anggaran konsumsi KPPS Sleman dari Rp 15 ribu jadi Rp 2 ribu

Padahal, lanjut Ahmad, sebelum hari pelaksanaan pelantikan, dalam rapat, pihak vendor menyampaikan bahwa mereka mampu melayani jumlah yang terlantik.

Ahmad juga menyebut bahwa anggaran konsumsi per calon anggota KPPS dalam pelantikan adalah senilai Rp. 15.000 bersih. Namun dalam penyajiannya, vendor hanya menyediakan konsumsi untuk petugas KPPS seharga Rp 2.500 saja.

“Anggaran konsumsi per calon anggota KPPS dalam pelantikan, adalah Rp15.000 bersih sudah terpotong pajak, tetapi penyajiannya yang diakui vendor adalah Rp2.500, pagu anggaran transportasi pelantikan di KPU Kabupaten Sleman tidak ada. Pagu anggaran transportasi yang ada adalah bimteknya,” ungkapnya.

Pihak KPU Sleman, setelah melakukan klarifikasi terkait kejadian ini, menyebut akan memutus kontrak kepada vendor karena telah mengingkati perjanjian.

Sebagai informasi, Pelantikan petugas KPPS di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta itu berlangsung pada Kamis, 25 Januari 2024.

Salah satu akun X, Merapi Unvcover mengunggah sebuah foto yang menunjukkan konsumsi atau snack mirip sajian sripah atau layatan untuk peserta.

BACA JUGA: Usai Pelantikan, Puluhan KPPS Kunden Blora Hijaukan RTH Bersama PPS dan Lurah

Alhasil, foto tersebut viral dan memantik emosi dari warganet. Tak sedikit dari mereka yang membandingkan snack tersebut dengan tempat lain.(*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp