SEMARANG, beritajateng.tv – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Bupati Pati, Sudewo, menerima aliran dana berupa commitment fee dari kasus korupsi proyek pembangunan jalur kereta api saat masih menjabat sebagai anggota DPR RI.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan dugaan tersebut saat ditemui di Gedung KPK, Rabu, 13 Agustus 2025.
“Benar, saudara SDW merupakan salah satu pihak yang diduga menerima aliran commitment fee terkait proyek pembangunan jalur kereta,” ujar Budi.
Budi menegaskan, KPK membuka peluang memeriksa Sudewo. “Penyidik akan mendalami dan meng-update proses penyidikan terkait saudara SDW,” tegasnya.
Sidang Kasus Suap DJKA
Sudewo pernah menjabat sebagai anggota DPR selama dua periode, 2009–2013 dan 2019–2024. Namanya pernah disebut oleh eks Direktur Utama PT Istana Putra Agung, Dion Renato Sugiarto, dalam persidangan pada 16 November 2023.
BACA JUGA: Minta Demo di Pati Tak Usik Investasi, Ahmad Luthfi Tanggapi Soal Warga Desak Bupati Sudewo Mundur
Dion, yang kini menjadi terpidana kasus suap di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), menyebut tujuh nama yang bisa membantu mendapatkan proyek di DJKA, salah satunya adalah Sudewo yang kala itu masih menjadi anggota parlemen.
Dalam perkara ini, KPK telah menahan empat tersangka: Hardho, Edi Purnomo, Budi Prasetiyo, dan Risna Sutriyanto, yang merupakan ketua kelompok kerja (pokja) proyek. Mereka dugaan kuar membocorkan harga perkiraan sendiri (HPS) kepada perusahaan yang telah di tentukan sebagai pemenang lelang. Sebagai imbalannya, para tersangka menerima fee.
Aksi Massa di Pati, Warga Lempari Sudewo dengan Sandal
Di hari yang sama, Rabu, 13 Agustus 2025, Sudewo akhirnya menemui massa aksi yang menuntutnya mundur dari jabatan. Mengenakan kemeja putih lengan panjang, kacamata, dan peci hitam, Sudewo turun dari mobil rantis polisi sekitar pukul 12.16 WIB untuk menyapa pengunjuk rasa.
“Assalamualaikum wr wb. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, saya akan berbuat lebih baik,” ucap Sudewo di hadapan massa.
BACA JUGA: Geruduk Kantor Bupati, Ini Sederet Tuntutan Demo Warga Pati: Bawa Keranda, Desak Sudewo Mundur
Namun, suasana memanas ketika sebagian pengunjuk rasa melempari Sudewo dengan air kemasan dan sandal. Polisi segera meminta massa untuk tetap tertib.
Hingga kini, KPK belum menetapkan status hukum Sudewo, namun penyidik menegaskan proses penyelidikan terhadap dugaan keterlibatannya akan terus berjalan. (*)






