SEMARANG, beritajateng.tv — Hujan lebat disertai angin kencang kembali menyebabkan sebuah rumah warga mengalami kerusakan parah di Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Peristiwa tersebut terjadi di RT 07/RW 02 Dusun Lerep, Desa Lerep, Selasa, 3 Februari 2026 siang.
Akibat kejadian itu, rumah milik Mutiah (48) mengalami kerusakan berat pada bagian atap setelah tertimpa dua batang pohon yang patah secara bersamaan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Salah seorang penghuni rumah yang saat kejadian berada di dalam bangunan dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.
Kepala Dusun Lerep, Suraji, menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 13.15 WIB saat wilayah tersebut diguyur hujan lebat disertai angin kencang.
BACA JUGA: Kena Puting Beliung, 5 Rumah Rusak Parah di Kabupaten Semarang
“Cuaca saat itu hujan deras dengan angin kencang,” ujarnya.
Ia menambahkan, hujan dan angin kencang menyebabkan salah satu cabang pohon petai setinggi sekitar 20 meter yang berada di belakang rumah patah. Cabang pohon tersebut kemudian menimpa batang pohon alpukat di dekatnya.
“Karena diameter batang alpukat cukup besar, pohon tersebut ikut patah. Kedua batang pohon itu kemudian roboh dan menimpa atap rumah secara bersamaan,” jelas Suraji saat ditemui di lokasi kejadian.
Akibatnya, hampir seluruh atap rumah yang menggunakan material galvalum mengalami kerusakan berat, termasuk konstruksi penyangganya.
Kronologi Atap Rumah Warga Ungaran Barat Rusak Tertimpa Batang Pohon
Salah satu penghuni rumah, Adinda Ayu (22), menuturkan saat kejadian ia sedang berada di kamar mandi. Tiba-tiba ia mendengar suara benturan keras beserta bunyi berderak dari bagian atap rumah.
“Setelah keluar dari kamar mandi, saya melihat atap rumah sudah rusak dan berantakan. Air hujan langsung masuk ke dalam rumah,” katanya.
Ia juga melihat batang pohon berukuran besar berada di atas atap yang telah rusak. Karena panik dan takut tertimpa reruntuhan, Adinda sempat berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.
BACA JUGA: Tanaman Rusak hingga Anak Takut Keluar Rumah, Kera Resahkan Warga Ungaran Barat
Pasca kejadian, sejumlah petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang bersama Babinsa setempat dan warga langsung melakukan penanganan di lokasi.
Mereka bergotong royong mengevakuasi batang pohon yang masih berada di atas atap rumah agar tidak membahayakan penghuni maupun warga sekitar. Sementara itu, kondisi atap dan konstruksi rumah terlapor rusak berat. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi






