Viral

Keluarga Adnan Kembali Menuntut, Nadya Almira Ceritakan Kronologi Kasus Kecelakaan 13 Tahun Silam

×

Keluarga Adnan Kembali Menuntut, Nadya Almira Ceritakan Kronologi Kasus Kecelakaan 13 Tahun Silam

Sebarkan artikel ini
nadya almira
Aktris Nadya Almira dalam podcast Denny Sumargo, baru-baru ini. (YouTube/Curhat Bang Denny Sumargo)

SEMARANG, beritajateng.tv – Para warganet kini kembali ramai dengan perbincangan kasus Nadya Almira sebuah kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada tahun 2013.

Kecelakaan tersebut melibatkan pengendara sepeda motor cedera cukup parah. Sebelumnya kedua belah pihak kini sudah memilih damai dan Nadya juga memberikan sebuah pertanggungjawaban.

Namun entah kenapa, tiba-tiba saja keluarga korban kini datang kembali menuntutnya. Mereka bahkan menilai bahwa Nadya seolah-olah tidak bertanggung jawab atas insiden tersebut.

BACA JUGA: Cek Harga Paket Wisata Tinjomoyo Semarang, Bisa Naik Jeep, River Tubbing hingga Jembatan Kaca

Dalam hal ini, Nadya akhirnya menyampaikan kembali bagaimana kronologi kecelakaan tersebut bisa terjadi.

Ia ceritakan semuanya melalui acara podcast Denny Sumargo.

Kronologi Kecelakaan Nadya Almira 

Insiden itu bermula ketika Nadya Almira tengah dalam perjalanan pulang dari lokasi syuting dan sempat bertemu dengan seorang temannya.

Dalam perjalanannya, Nadya melewati rute yang tidak biasa ia lewati. Secara tiba-tiba, ia dikejutkan oleh kemunculan sepeda motor yang dikendarai oleh Adnan Syuhada.

Berdasarkan penuturan Nadya Almira, motor tersebut secara mendadak memotong jalurnya dan melaju dengan lambat tepat di depan mobilnya.

Situasi itu membuat Nadya kehilangan kendali hingga menabrak beton pembatas jalan dengan keras, yang menyebabkan kerusakan parah pada kendaraannya.

“Ingetnya Nad itu, dia itu motong dan pelan di depan Nad. Kaget banget Bang karena memang ya kondisi pulang syuting, enggak fokus. Terus Nad banting setir dan nabrak beton,” ungkap Nadya Almira dalam podcast Denny Sumargo.

BACA JUGA: Skenario Timnas Indonesia agar Lolos Piala Dunia 2026, Bisakah Terealisasi?

Nadya menyatakan bahwa ia mengemudikan mobil dengan kecepatan normal, sekitar 40 km/jam.

Namun, benturan dalam insiden tersebut sangat keras hingga membuatnya langsung tak sadarkan diri dan baru kembali siuman saat sudah berada di rumah sakit, dengan luka di bibir yang harus dijahit.

“Nabrak beton, habis itu Nad pingsan. Enggak ingat apa-apa lagi. Enggak tahu dari mobil itu gimana caranya bisa sampai rumah sakit, udah enggak sadar. Bangun pas dijahit dan langsung histeris, terus disuntik lagi obat tidur karena kan histeris banget,” lanjutnya. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp