Jateng

Kurangi Polusi, KPTS Ajak Warga Semarang Biasakan Naik Transportasi Umum

×

Kurangi Polusi, KPTS Ajak Warga Semarang Biasakan Naik Transportasi Umum

Sebarkan artikel ini
Anggota Komunitas Peduli Transportasi Semarang (KPTS) foto bersama disela susur wisata dan susur pemukiman. (KPTS)

SEMARANG, beritajateng.tv – Meskipun armada seperti bus dan feeder sudah tergolong memadai di Kota Semarang, tetapi belum semua masyarakat mau berpindah menggunakannya sebagai moda transportasi sehari-hari.

Menyikapi hal ini, Komunitas Peduli Transportasi Semarang (KPTS) rutin gencarkan sosialisasi naik transportasi umum pada masyarakat.

Bentuk sosialisasinya cukup unik. Yakni dengan melakukan susur wisata sejarah dan pemukiman Kota Semarang.

BACA JUGA: KPTS Sebut Fasilitas Rusunawa Kudu Semarang Belum Memadai

Melalui kegiatan bertajuk “KPTS Naik Bus”, Founder KPTS Theresia Tarigan bersama 9 peserta lainnya berangkat dari Balaikota Semarang ke Rusunawa Kudu, Kecamatan Genuk menggunakan bus Trans Semarang. Perjalanan pertama menuju ke Terminal Terboyo, kemudian berlanjut dengan menaiki Feeder F2C sampai Rusunawa Kudu.

Selain mengenalkan Trans Semarang pada khalayak luas, kegiatan ini juga sebagai ajang literasi bagi KPTS melalui kunjungannya ke Rusunawa Kudu.

“Kami rutin berkala ngebis bareng, tetapi kami punya tema. Biasanya KPTS wisata atau KPTS dolan sejarah atau KPTS literasi. Nah kunjungan ke Rusunawa Kudu ini termasuk KPTS literasi,” ungkapnya, belum lama ini.

BACA JUGA: Kritik Subsidi Kendaraan Listrik, Pengamat: Tak Sesuai Prinsip Transportasi Berkelanjutan

Mereka memilih rusunawa sebagai tempat kunjungan bukanlah tanpa alasan. Baginya, kehadiran rusunawa yang semakin banyak berkaitan dengan minat masyarakat untuk meminimalisir penggunaan kendaraan bermotor.

“Semakin banyaknya rusunawa seperti ini maka akan lebih dekat jarak pekerja dengan kantor ke tempat tinggalnya,” papar perempuan yang akrab dengan panggilan Tere ini.

Tentunya, hal ini akan mengurangi jarak tempuh yang juga berdampak dengan biaya transportasi, polusi, waktu, hingga risiko kecelakaan.

Melalui kegiatan ini, KTPS ingin memperlihatkan pada warga bahwa naik angkutan umum adalah kegiatan yang menyenangkan.

“Kami ingin memperlihatkan pada masyarakat bahwa naik angkutan umum itu enak lho, nggak ribet malah justru diuntungkan,” paparnya. (*)

Editor: Ricky Fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp