Jateng

Musim Penghujan, Mohammad Saleh Imbau Masyarakat Terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat

×

Musim Penghujan, Mohammad Saleh Imbau Masyarakat Terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat

Sebarkan artikel ini
Ketua IKA Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) atau Planologi Undip, Mohammad Saleh, terjun langsung memimpin aksi sosial bersih-bersih sungai Bremi, Kota Pekalongan, Jumat, 26 Agustus 2022. (Foto: Dok. DPRD Jateng)

SEMARANG, beritajateng.tv – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengimbau masyarakat semakin disiplin menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di tengah kondisi cuaca ekstrem dan musim penghujan yang mulai melanda berbagai wilayah di Jawa Tengah.

Menurut Saleh, cuaca yang tidak menentu dengan curah hujan tinggi berangin kencang berpotensi menimbulkan berbagai persoalan kesehatan dan lingkungan, mulai dari banjir, genangan air, hingga meningkatnya risiko penyebaran penyakit menular.

BACA JUGA: Banjir Belum Surut, BMKG Modifikasi Cuaca Jateng 25-29 Oktober: Alihkan Awan Hujan ke Daerah Lain

“Perubahan cuaca yang ekstrem ini tidak boleh dianggap sepele. Masyarakat harus lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan pribadi. Pencegahan dini jauh lebih baik daripada pengobatan,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan cara menguras tempat penampungan air secara rutin, menutup wadah air, dan mengubur barang-barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Langkah sederhana tersebut, kata dia, efektif untuk mencegah penyakit seperti demam berdarah dengue (DBD) yang kerap meningkat saat musim hujan.

Saleh imbau masyarakat waspada penyakit-penyakit di musim penghujan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Muhammad Saleh. (Foto: Dok. Pribadi)

Selain itu, Saleh juga mengingatkan masyarakat mewaspadai penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare, serta penyakit kulit yang kerap muncul akibat lingkungan lembap dan sanitasi yang kurang baik.

“Jaga daya tahan tubuh dengan makan makanan bergizi, beristirahat cukup, dan berolahraga ringan secara teratur. Bila muncul gejala sakit, segera periksa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat agar cepat tertangani,” ujarnya.

Selain aspek kesehatan, masyarakat perlu memperhatikan keamanan lingkungan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti longsor dan banjir. Ia meminta agar warga tidak membuang sampah sembarangan yang bisa menyumbat saluran air.

BACA JUGA: Jateng Masih Hujan Pekan Ini, BMKG Sebut Pantura Potensi Banjir: Semarang, Demak, hingga Grobogan

“Kebersihan lingkungan bukan hanya soal kesehatan, tapi juga keselamatan. Saat saluran air tersumbat, potensi banjir meningkat. Ini bisa menimbulkan kerugian bagi banyak pihak,” ucap Ketua DPD Golkar Jateng tersebut.

Mohammad Saleh berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dapat terus meningkat. Bukan hanya di musim penghujan, tetapi juga menjadi budaya sehari-hari.

“Jika pola hidup bersih dan sehat sudah menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat, maka bisa mencegah berbagai penyakit menular, dan lingkungan kita pun akan lebih nyaman dan aman,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp