Jateng

Peringatan Hari Kartini di Semarang, Ada Lomba Perempuan Tangguh Hingga Fashion Show

×

Peringatan Hari Kartini di Semarang, Ada Lomba Perempuan Tangguh Hingga Fashion Show

Sebarkan artikel ini
Peringatan Hari Kartini di Semarang, Ada Lomba Perempuan Tangguh Hingga Fashion Show
Walikota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti bersama dengan Endang, Veteran Perempuan Hebat yang berusia 100tahun lebih di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menggelar serangkaian kegiatan memperingati Hari Kartini di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang, Senin, 21 April 2025.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang, Noegroho Edy Rijanto mengatakan, beragam kegiatan dan lomba memeriahkan peringatan Hari Kartini di Kota Semarang.

“Hari ini rangkaiannya ada lomba lomba, ada lomba video tingkat kota Semarang. Kemudian kami bekerja sama dengan UPGRIS terkait menentukan perempuan tangguh khususnya tentang lingkungan,” kata Edy.

BACA JUGA: Video Walikota Semarang Beberkan Syarat Pencairan Dana Rp25 Juta, RT Baru Minimal 70 KK

Tak hanya itu, DP3A Kota Semarang juga bekerjasama dengan Dinas Pendidikan menggelar lomba fashion show guru tingkat SD dan SMP se-Kota Semarang. Ada pula kegiatan lomba fashion show bagi para pengusaha.

“Rangkaian lainnya, ada launching sekolah perempuan. Sekolah ini seperti pendidikan bagi perempuan-perempuan yang rentan di Kota Semarang,” sebut Edy.

Perempuan rentan yakni para perempuan yang merupakan penyandang disabilitas, korban kekerasan, maupun perempuan dengan ekonomi lemah.

“Kami kumpulkan, kami bina dan beri pendidikan. Harapannya perempuan ini mampu berdaya guna, bersaing dan mampu meningkatkan ekonomi khususnya,” ujarnya.

Menurut dia, sekolah perempuan sebenarnya telah berjalan cukup lama, namun baru hari ini dilaunching. Hal ini karena sekolah perempuan masuk dalam Penilaian Anugerah Parahita Ekapraya (APE).

“Kami juga menentukan gender champion sebagai bagian dari penilaian APE, menentukan tokoh-tokoh kota Semarang berpengaruh dalam lingkungan dan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Walikota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti memberikan penghargaan kepada para juara lomba peringatan Hari Kartini 2025.

“Hari ini banyak momen, ada bu Endang sebagai veteran perempuan hebat yang usianya lebih dari 100. Kemudian ada beberapa pegiat lingkungan yang prestasinya ada banyak sekali. Ada juga perempuan rentan, pemenang lomba fashion show dari bahan-bahan yang tidak terpakai,” ungkapnya.

Agustina memaknai hari kartini, dan keteladanannya. Menurut dia, para perempuan di Kota Semarang harus tangguh, dan mandiri.

“Yang pertama yakni berbagi, dan pantang menyerah. Fighting spirit dan membagikan apa yang ia miliki. Itu yang harus generasi muda miliki saat ini, yang semakin surut karena zamannya demikian harus ditumbuhkan lagi melalui peringatan kartini,” imbuh Agustina.

Perempuan Di Tengah Tantangan Ekonomi

Dirinya menyoroti tentang tantangan perempuan di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

“Ekonomi itu dari banyak sisi, yang pertama bagaimana bisa menambah pendapatan, mengurangi pengeluaran, ketiga melakukan efisiensi dan efektivitas. Tak ada rotan, akar pun jadi. Semangat itu yang mungkin harus mulai di pupuk dan di budayakan sejak kecil. Mulai dari diri sendiri, kemudian di tularkan pada anak cucu kita,” ungkapnya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp