SEMARANG, beritajateng.tv – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang resmi melaksanakan Proyek Penanggulangan Banjir Sisi Udara Tahap II.
Proyek ini bertujuan untuk mencegah terjadinya bencana banjir di area sisi udara bandara, yang dapat mengganggu keberlangsungan operasional.
Proyek penanggulangan banjir mencakup pembuatan tanggul sepanjang 700 meter di ujung runway 13. Serta normalisasi dan peningkatan kapasitas saluran air dengan panjang sekitar 690 meter. Selain itu, proyek ini juga mencakup pengadaan 9 unit pompa untuk menangani banjir.
BACA JUGA: Video Bandara Ahmad Yani Siapkan 58 Pompa Cegah Banjir di Landas Pacu
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Fajar Purwawidada, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan wujud komitmen pihaknya untuk memastikan operasional bandara yang lancar serta sebagai langkah pencegahan banjir di sekitar area bandara.
“Metode yang kami gunakan mencakup peningkatan kapasitas saluran, rumah pompa, dan pembangunan tanggul perimeter. Harapannya dapat mengurangi risiko genangan di landasan pacu dan apron,” katanya.
Proyek ini target selesai dalam waktu satu tahun dan di awasi oleh kontraktor PT Beton Budi Mulya. Seremonial peletakan batu pertama proyek oleh Fajar Purwawidada dan Komandan Pangkalan Udara Utama TNI Angkatan Darat (Lanumad), Kolonel CPN Yusuf Adi Puruhita, pada pukul 09.30 WIB.
PT Angkasa Pura Indonesia juga telah berkoordinasi dengan berbagai stakeholder, termasuk pemerintah setempat dan Lanumad Ahmad Yani. Untuk melakukan pengerukan di Kali Silandak dan Kali Siangker serta menambah kapasitas rumah pompa.
Pada awal tahun 2025, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang mencatat pergerakan penumpang sebanyak 287.509, meningkat sebesar 20 persen dari periode yang sama pada tahun 2024. Jumlah pergerakan pesawat juga meningkat sebesar 12 persen, dengan total 2.258 pergerakan (Take Off/Landing).
Selain itu, angkutan kargo udara mengalami lonjakan sebesar 39 persen dengan total kargo mencapai 2.897.561 Kg. Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang juga telah menerima berbagai penghargaan, termasuk penghargaan untuk pengelolaan sampah, best airport di Asia-Pacific, serta sertifikat dan penghargaan dalam efisiensi energi.
Dengan upaya ini, Bandara Ahmad Yani Semarang berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik dan menjaga kelancaran operasional di tengah potensi bencana banjir. (*)
Editor: Elly Amaliyah





