SEMARANG, beritajateng.tv – PT KAI Wisata sebagai pengelola destinasi wisata heritage di Indonesia, termasuk Museum Kereta Api Ambarawa dan Lawang Sewu, mengumumkan pembukaan kembali area basement Lawang Sewu sebagai Kelderverkenning.
Area bersejarah ini siap buka untuk umum secara GRATIS mulai dari 3-5 Desember 2024. Pembukaan ini menjadi kesempatan istimewa bagi masyarakat untuk lebih mengenal sejarah dan keunikan Lawang Sewu sebagai ikon budaya Kota Semarang.
BACA JUGA: Libur Sekolah, Wisata ke Lawang Sewu Bisa Sekalian Jajan Food Truck ala Korea, Catat Tanggalnya!
Sebagai ungkapan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat, PT KAI Wisata memberikan akses gratis ke area basement selama tiga hari pertama pembukaannya.
Setelah periode promosi berakhir, pengunjung dengan biaya masuk sebesar Rp 25.000,- untuk menikmati pengalaman unik tersebut selama masa libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Untuk mendapatkan kunjungan gratis, pengunjung cukup mengikuti akun Instagram @kaiwisata, @wisata.lawangsewu, dan @wisata.museumkeretaapiambarawa.
Upaya Pelestarian Sejarah
Hendy Helmy, Direktur Utama PT KAI Wisata, menjelaskan, pembukaan kembali area Basement Kelderverkenning ini merupakan bagian dari inovasi KAI Wisata untuk melestarikan sejarah serta memberikan pengalaman wisata edukatif yang bermakna.
Hendy menekankan bahwa Lawang Sewu adalah simbol kota dan warisan budaya Indonesia yang perlu kita jaga.
“Untuk memastikan pengalaman wisata yang aman dan nyaman, kunjungan ke area Basement Lawang Sewu akan berlaku dengan mengikuti ketentuan yang telah kami tetapkan,” ujar Hendy.
Pengunjung yang boleh masuk berusia antara 13-60 tahun, sehat secara fisik dan mental. Namun, individu dengan kondisi khusus, seperti fobia terhadap ruang gelap atau sempit, penyakit jantung, ibu hamil, dan gangguan pernapasan. Kami larang untuk masuk.
Seluruh pengunjung yang menjelajahi Lawang Sewu – Kelderverkenning diwajibkan didampingi oleh pemandu. Selama kunjungan, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang tersedia oleh pengelola juga menjadi keharusan. Selain itu, pengunjung kami himbau untuk tidak membawa hewan peliharaan, senjata tajam, makanan, atau minuman ke dalam area basement.
KAI Wisata berharap dengan pembukaan kembali area Basement Lawang Sewu ini, masyarakat dapat lebih menghargai dan melestarikan kekayaan sejarah bangsa. “Mari kita manfaatkan momen ini untuk melihat langsung kekayaan sejarah dan arsitektur Lawang Sewu yang menakjubkan,” ajak Hendy. (*)
Editor: Elly Amaliyah





