SEMARANG, beritajateng.tv – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin merespons keluhan sejumlah orang tua calon murid yang mengaku gagal melanjutkan proses pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri setelah sistem sempat mengalami gangguan pada hari terakhir pendaftaran.
Salah satu kasus datang dari Kabupaten Kudus. Seorang calon murid kehilangan kesempatan mendaftar SMA negeri setelah proses verifikasi akun dan perbaikan titik koordinat rumah terkendala saat sistem sedang dalam perawatan atau maintenance.
Menanggapi hal tersebut, Gus Yasin mengaku baru menerima laporan mengenai gangguan sistem tersebut pada Jumat, 19 Juni 2026 siang. Meski demikian, ia memastikan gangguan sistem tersebut tidak berkaitan dengan upaya kecurangan dalam proses penerimaan murid baru.
“Tadi siang saya mendapatkan informasi tersebut bahwa kemarin itu ada eror di sistem. Sehingga ini saya pastikan bahwa itu tidak akan ada kecurangan,” ujar Gus Yasin saat beritajateng.tv jumpai di kantornya, Jumat, 19 Juni 2026 sore.
BACA JUGA: Bobot TKA Capai 50 Persen, Ketua SPMB Jateng Minta Calon Murid Cermati Aturan Jalur Prestasi
Gus Yasin juga mempersilakan masyarakat yang merasa terugikan akibat gangguan sistem untuk menyampaikan aduan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
“Aduan masyarakat pun yang melihat terakhir silakan ajukan kepada kami,” katanya.
Untuk memastikan persoalan tersebut, Gus Yasin mengaku telah meminta Dinas Pendidikan Jawa Tengah mengirimkan data terakhir sebelum sistem mengalami gangguan.
Gus Yasin menuturkan, langkah tersebut penting untuk memastikan posisi dan status pendaftaran calon murid yang terdampak.
Setelah data terkumpul, kata Gus Yasin., Pemprov Jawa Tengah akan mencocokkan laporan masyarakat dengan data yang tersimpan dalam sistem.
“Saat ini juga saya baru mengonfirmasi ke Dinas Pendidikan untuk mengirim data-data akhir sebelum aplikasi itu eror. Nanti kita akan kasih tahu,” ungkap Gus Yasin.





