Nasional

Gangguan pada Dua Pembangkit Utama Picu Mati Listrik Bergilir di Jawa

×

Gangguan pada Dua Pembangkit Utama Picu Mati Listrik Bergilir di Jawa

Sebarkan artikel ini
pemadaman listrik
Gangguan pada Dua Pembangkit Utama PLN Picu Mati Listrik Bergilir di Jawa (Sumber: freepik.com)

SEMARANG, beritajateng.tv – Berikut hasil parafrase yang sesuai ketentuan:

PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab pemadaman listrik bergilir yang terjadi pada Jumat 19 Juni, Gangguan tersebut berdampak pada sejumlah daerah.

Wilayah terdampak meliputi Bogor, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Depok di Jawa Barat. Pemadaman juga terjadi di Pati serta Banjarnegara, Jawa Tengah.

Selain wilayah tersebut, pemadaman listrik bergilir juga terjadi di Jawa Timur. Surabaya, Pasuruan, dan Sidoarjo termasuk daerah yang terdampak.

Durasi pemadaman berkisar antara tiga hingga lima jam. Lamanya bergantung pada kondisi masing-masing wilayah.

Langkah ini bertujuan menjaga keandalan sistem kelistrikan. Upaya tersebut juga untuk meningkatkan mutu layanan serta menghindari gangguan yang berpotensi menyebabkan pemadaman mendadak.

Pernyataan Resmi PLN

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menyatakan sistem kelistrikan di Jawa masih beroperasi dengan baik dan tetap terkendali.

Meski demikian, PLN menerapkan manajemen beban secara terbatas serta terukur pada sejumlah wilayah.

BACA JUGA: Pemadaman Listrik Bergilir Bikin Heboh Warganet di Medsos, PLN Buka Suara

Langkah tersebut berfungsi untuk menjaga keandalan pasokan listrik bagi pelanggan.

Gregorius menjelaskan, penerapan manajemen beban ini akibat kendala teknis pada operasional pembangkit.

Selain itu, dua unit pembangkit berkapasitas besar sedang mengalami gangguan sehingga belum dapat beroperasi dan kapasitas pasokan listrik sistem berkurang.

Menurutnya, PLN terus mempercepat proses pemulihan. Terjadi pengoptimalan pasokan dari pembangkit lain, serta penyesuaian operasi sistem.

Langkah tersebut bertujuan menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik. Dengan demikian, dampak terhadap pelanggan dapat ditekan semaksimal mungkin.

Gregorius menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Ia menegaskan, manajemen beban hanya bersifat sementara dan akan dihentikan secara bertahap setelah kondisi pasokan listrik membaik.

Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian publik.

Kondisi ini cukup mengejutkan mengingat sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali (Jamali) selama ini menjadi penopang utama pasokan listrik nasional.