SEMARANG, beritajateng.tv – Polda Jawa Tengah terus menangani kasus kekerasan seksual yang menimpa kakak beradik di Kabupaten Purworejo. Kombes Pol. Dwi Subagio, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, menyatakan bahwa hasil tes DNA anak dari D (15), korban kekerasan seksual, tidak sesuai dengan tersangka AIS yang telah berstatus sebagai pelaku dalam kasus tersebut.
“Hasil tes DNA menunjukkan ketidaksesuaian dengan tersangka AIS,” ujar Kombes Pol. Dwi Subagio, beberapa waktu yang lalu.
Menurutnya, penyelidikan atas kasus ini masih berlanjut dengan kemungkinan pelaku lain yang terlibat.
Kasus ini pertama kali muncul sebagai laporan dari dua korban berinisial K (17) dan D (15) yang masing-masing mengalami kekerasan seksual.
BACA JUGA: 3 Remaja jadi Tersangka Pemerkosaan Kakak-Adik Purworejo, Salah Satunya Anak Berkebutuhan Khusus
Dalam penyelidikan tersebut, polisi menemukan adanya dugaan keterlibatan sejumlah pelaku lain yang hingga kini dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.
Selain AIS, pihak berwajib juga menetapkan PAP (15) dan FMR (14) sebagai tersangka dalam laporan yang berbeda.
Kombes Pol. Dwi Subagio menekankan bahwa polisi tetap membuka pintu bagi masyarakat untuk melaporkan kejadian serupa.
Pihaknya meminta masyarakat tidak ragu melapor bila mengetahui tindakan kekerasan seksual di sekitar mereka, guna mempermudah proses penanganan kasus dan penegakan hukum yang adil.
BACA JUGA: Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Rudapaksa Kakak-Adik di Purworejo, Semua Usia Belasan Tahun
Saat ini, pihak kepolisian fokus melanjutkan penyelidikan agar kasus tersebut dapat terungkap secara menyeluruh dan keadilan bagi para korban dapat terpenuhi.
Dukungan dari masyarakat sangat penting agar proses hukum dapat berjalan lancar serta memberikan efek jera bagi pelaku tindakan kekerasan seksual. Dengan demikian, harapannya kekerasan serupa dapat tercegah di masa mendatang.
Polda Jateng berkomitmen untuk menuntaskan perkara ini dengan maksimal demi melindungi hak-hak korban serta mencegah terjadinya tindak kekerasan seksual lainnya di wilayah Jawa Tengah. (*)






