Salah seorang saksi kasus penembakan siswa SMKN 4 Semarang membantah kronologi kejadian yang polisi ungkapkan. Ia menegaskan tak ada tawuran seperti yang polisi katakan.
Kuasa hukum korban mempertanyakan tak adanya rekaman CCTV peristiwa tawuran. Saksi tersebut beruntung sempat menghindar sehingga peluru dari senpi Aipda Robig tak mengenai dadanya. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





