SEMARANG, beritajateng.tv – Di samping ramainya masa kampanye Pilpres 2024, konflik antara Palestina dan Israel juga masih menjadi objek perhatian warganet hingga sekarang ini.
Terlebih, mulai viral kembali pembahasan tentang boikot produk Israel. Kali ini menyoroti perusahaan yang terafiliasi dengan Israel, yakni The Big Three.
The Big Three merupakan dugaan tiga perusahaan yang masih memiliki hubungan atau relasi besar terhadap Israel yang masih berkonflik dengan Palestina.
Pembahasan tentang perusahaan The Big Three ini muncul dari media sosial, khususnya X. Sebuah akun @tanyakanrl mengunggah sebuah postingan berisi ajakan untuk segera memboikot The Big Three.
“Sebenernya ada banyak produk-produk yang harus kita boikot, bisa kita mulai dari 3 pilar ini, bcs impact nya gede banget buat isriwil (Israel). KEEP BOYCOTTING (TETAP BOIKOT),” terang akun tersebut pada Rabu, 10 Januari 2024.
“Kalo THE BIG 3 ini udah tumbang, produk-produk kecil ga akan bisa ‘mengcover’ dana isriwil dengan maksimal,” lanjutnya.
Tiga perusahaan ‘The Big Three’ yang netizen maksud tersebut adalah tak lain dari Starbucks, McDonald’s dan Disney.
BACA JUGA: Stranger Things 5 Resmi Mulai Masuk Tahapan Syuting, Ancaman Boikot Mencuat, Ada Apa?
Ketiga perusahaan tersebut memang sejak beberapa waktu lalu kerap menjadi perhatian warganet terkait dukungan kepada Israel.
Adapun dalam postingan ini terpampang jelas nama dan logo The Big Three yang meliputi Starbucks, McDonald’s dan Disney.
Boikot produk Israel: Kontribusi The Big Three
Selain itu juga terdapat keterangan dari masing-masing perusahaan tersebut yang berisi keterangan dukungan terhadap Israel.
Dalam keterangannya, perusahaan Starbucks pernah menggugat serikat pekerjanya atas postingan yang mendukung Palestina. Hal ini pun sudah menjadi objek dari pemberitaan media asing seperti AP News, Fox Business dan lainnya.
Lalu, perusahaan Disney kabarnya berdeklarasi mendukung Israel dengan berjanji akan menyumbang uang sebesar 2 juta dollar, melansir dari The New Arab.
Sementara itu, perusahaan McDonald’s pernah menyumbangkan makanan gratis kepada pasukan tentara Israel. Hal ini juga sudah diberitakan dalam Reuters.
Seketika saja para warganet di tanah air langsung memberikan komentar tentang ajakan untuk tidak lagi membeli dan memakai produk dari tiga perusahaan besar itu.
Adapun netizen yang mengajak warganet untuk fokus terhadap perusahaan besar terlebih dahulu dalam konteks memboikot produk Israel.
“Fokus ke yang besar dulu klo kalian masih susah bedain mana brand yang mendukung genocide dan mana yang bukan,” tulis warganet.
BACA JUGA: Dampak Boikot Produk Pro Israel Semakin Terasa, Pizza Hut: Lebih Sulit dari Pandemi Covid-19
Netizen lain pun kembali mengingatkan bahwa McDonald’s pernah memberikan produknya secara sukarela kepada tentara Israel.
“Mekdi ni emg kayak gempor*an bgt proisrael sampe ngasih makanan mulu ke tentaranya, ayo dong yang masih makan di mekidi apa kalian gabisa liat? ga mungkin kan kalian gatau situasi sekarang? sesusah itukah nahan buat ga makan mkdi dulu?,” tulis lainnya.(*)





