JAKARTA, beritajateng.tv – Pacar Tamara Tyasmara, Yudha Arfandi (YA) resmi polisi tetapkan sebagai tersangka kasus kematian Raden Andante Khalif Pramudityo atau Dante (6).
Dengan adanya keputusan dari kepolisian tersebut, motif Yudha Arfandi diduga membunuh anak Tamara Tyasmara tersebut masih menjadi perbincangan publik.
Sebagaimana kita ketahui, polisi menetapkan Yudha Arfandi menjadi tersangka kasus kematian Dante di kolam renang setelah adanya bukti rekaman CCTV.
Dari sana, kasus anak Tamara Tyasmara yang awalnya meninggal karena tenggelam kini berubah menjadi kasus dugaan pembunuhan berencana.
Pihak kepolisian pun masih berupaya menyelidiki Yudha Arfandi untuk mengetahui motif atau alasan di balik aksinya yang terekam CCTV sekitar kolam renang tersebut.
BACA JUGA: Terungkap di CCTV Detik-detik Kematian Dante, Sengaja Pacar Tamara Tyasmara Tenggelamkan?
Sebelumnya, rekaman CCTV menunjukkan adanya Yudha Arfandi dengan Dante di kolam renang.
Sambil menoleh ke kanan dan ke kiri dari belakang kekasih Tamara Tyasmara itu mengangkat tubuh Dante dan kemudian membenamkan tubuh korban.
Yudha Arfandi ungkap alasan menyelamkan Dante
Menurut Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra, Yudha Arfandi menenggelamkan Dante sebanyak 12 kali hingga akhirnya bocah 6 tahun tersebut kehilangan nyawanya.
Namun dalam keterangannya, kekasih Tamara Tyasmara itu beralasan menyelamatkan Dante dengan tujuan latihan pernapasan.
“Tersangka mengakui berenang di air selama 2,5 jam dan diduga menyelamkan korban bertujuan latihan pernapasan,” ungkap Kombes Wira Satya Triputra.
Meski YA sudah mengungkapkan pernyataan tersebut, polisi masih belum bisa menjadi hal itu sebagai motif aksi Yudha membenamkan tubuh korban ke dalam kolam renang.
Di samping itu, motif ini lah yang akan menjadi kunci untuk melihat delik hukumnya. Apakah kasus ini masuk pembunuhan berencana atau kelalaian yang menyebabkan kematian seorang anak.
Ahli Pidana Universitas Pelia Harapan Jamin Ginting menyebut bahwa perlu ada penggalian motif tersebut. Hal ini bertujuan untuk melihat kilas balik apakah ada pertengkaran atau murni penghilangan nyawa.
“Apakah karena ada pertengkaran sebelumnya di antara para pelaku ini, anak ini dengan ibunya sendiri atau ada pihak di balik motif ini menginginkan kematian anak tersebut,” ucap Jamin Ginting.
BACA JUGA: Mulai Timbulkan Kejanggalan, Tamara Tyasmara Ikut Jadi Penyebab Kematian Anaknya?
Menurut Jamin Ginting hal tersebut perlu penyidik perhatikan, apakah juga masuk dalam konteks pembunuhan berencana. (*)





