HeadlineKesehatan

Kasus Covid-19 Melonjak, Dinkes Imbau Masyarakat Tetap Tenang

×

Kasus Covid-19 Melonjak, Dinkes Imbau Masyarakat Tetap Tenang

Sebarkan artikel ini
Enam Warga Semarang Meninggal Akibat Leptospirosis, Dinkes Gencarkan Operasi Tangkap Tikus
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang M. Abdul Hakam.(Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Kesehatan Kota Semarang mengimbau masyarakat tetap tenang dengan beredarnya informasi kasus Covid-19 melonjak di beberapa negara.

Meski demikian masyarakat tetap harus waspada dengan adanya informasi melonjak kasus Covid-19 tersebut.

Sedikit informasi, kasus Covid-19 mengalami peningkatan akhir-akhir ini seperti terjadi Malaysia dan Singapura.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, sejak Januari hingga Desember 2023 ini kasus Covid-19 di ibu kota Jawa Tengah secara akumulasi ada 486 kasus.

Selama dua bulan terakhir, tidak ada kasus baru terlaporkan sejak dua bulan terkahir ini di Semarang.

“Selama Oktober dan November 2023 ini tidak ada temuan Kasus Covid baru di Semarang,” jelas Hakam melalui sambungan telepon, Minggu 10 Desember 2023.

Pihaknya telah mengantisipasi peningkatan kasus Covid dengan menerapkan kewaspadaan dini melalui skrining Covid. Pada penderita infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) dan pneumonia.

“Belum ada temuan kasus Covid di Kota Semarang saat terjadi peningkatan kasus di beberapa negara tetangga,” sebutnya.

Waspada Kasus Covid-19 Melonjak

Namun demikian, lanjut dia, Kota Semarang telah membuat beberapa antisipasi. Antara lain berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Kantor Kesehatan Pelabuhan. Terkait pengawasan kedatangan penumpang dari negara terjangkit.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada petunjuk dari pusat tentang tata laksana atau penanganan covid yang baru. Penanganan Covid masih menggunakan tata laksana yang sama sebelumnya.

“Di Kota Semarang, belum ada tindakan khusus untuk penumpang kedatangan dari Singapura dan Malaysia. Karena tidak ada penerbangan langsung dari dua negara tersebut ke Kota Semarang,” jelasnya.

Terkait kesiapan tempat isolasi, Hakam memaparkan, belum ada persiapan khusus untuk ruang isolasi di rumah sakit. Dinas kesehatan akan terus memantau perkembangan kasus covid.

“Jika muncul sinyal peningkatan kasus rawat inap, akan kami perintahkan rumah sakit untuk menambah ketersedian ruang isolasi,” tambahnya.

Terkait ketersediaan vaksin, Dinkes kota Semarang telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Hal ini untuk memastikan ketersediaan vaksin covid.

“Sampai saat ini masih kosong, namun info dari Dinkes Provinsi minggu depan akan datang,” ucapnya.

Ia mengatakan, lab kesehatan Dinas Kesehatan sudah bersiap untuk mesin PCR yang sudah menempati lokasi baru di Jalan WR Supratman Semarang Barat.

Dinas Kesehatan juga menyiapkan ketersediaan antigen covid untuk skrining awal kewaspadaan covid pada orang yang terindikasi covid. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp