Viral

Kejadian Paling Horor di Gunung: Pasangan “Gancet” Tewas, Pendaki Pemula Simak!

×

Kejadian Paling Horor di Gunung: Pasangan “Gancet” Tewas, Pendaki Pemula Simak!

Sebarkan artikel ini
Hiliatus Swada, saksi kejadian pasangan "gancet" di sebuah gunung di Jawa Barat tahun 2019 silam. (YouTube/Denny Sumargo)
Hiliatus Swada, saksi kejadian pasangan "gancet" di sebuah gunung di Jawa Barat tahun 2019 silam. (YouTube/Denny Sumargo)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sebuah kisah tragis dan mengerikan kembali mencuat ke publik setelah diungkap oleh pendaki bernama Hiliatus Swada dalam podcast Denny Sumargo.

Peristiwa ini terjadi di salah satu gunung terjal di Jawa Barat pada tahun 2019, ketika sepasang kekasih muda ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan dan tidak biasa — terkunci dalam posisi yang dikenal masyarakat dengan istilah “gancet.”

Sebagai informasi, gancet merupakan kondisi medis langka ketika alat kelamin pria dan wanita tidak bisa terlepas. Fenomena ini kerap dikaitkan dengan unsur mistis, terutama jika terjadi di tempat-tempat yang dianggap angker seperti gunung.

Kronologi Kejadian

Menurut kesaksian Hiliatus, ia dan timnya bertemu pasangan tersebut di jalur pendakian menuju Pos 4. Sang perempuan tampak kelelahan parah dan beberapa kali menangis meminta untuk turun gunung. Namun, sang kekasih terus memaksanya melanjutkan perjalanan.

“Dia udah benar-benar capek banget, sampai nangis mau turun. Tapi si cowoknya terus maksa, bilang ‘bisa kok, pelan-pelan aja’,” ungkap Hiliatus dalam podcast tersebut.

BACA JUGA: Pengelola Tutup Gunung Gede Pangrango, Sampah Pendaki Jadi Pemicu Utama

Setibanya di Pos 4 sekitar pukul 15.00, kondisi perempuan itu semakin memburuk. Hiliatus menceritakan bahwa reaksi aneh mulai terlihat — sang perempuan tiba-tiba berhenti menangis dan tertawa melengking seperti orang kesurupan.

“Dia tiba-tiba ketawa, tapi ketawanya bukan kayak orang biasa. Kayak orang kesurupan. Matanya juga melotot ke arahku,” tutur Hiliatus.

Ditemukan Tewas Mengenaskan

Keesokan harinya, kelompok Hiliatus bersiap turun gunung. Namun pasangan tersebut tak kunjung keluar dari tenda mereka. Setelah beberapa kali dipanggil tanpa jawaban, Hiliatus dan rekan-rekannya memutuskan membuka tenda.

Pemandangan mengerikan langsung terpampang di depan mata: pasangan muda itu ditemukan meninggal dunia dalam kondisi telanjang dan terkunci dalam posisi “gancet.” Tubuh mereka sudah membiru dan membengkak akibat suhu dingin ekstrem di gunung.

“Kami langsung panik. Mereka sudah kaku, kulitnya kehitaman, dan matanya terbuka lebar,” katanya.

Penemuan tersebut membuat para pendaki lain ketakutan. Tim evakuasi bersama kepolisian akhirnya turun tangan untuk mengevakuasi jasad korban ke bawah gunung.

Fenomena “Gancet” dan Peringatan bagi Pendaki

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para pendaki pemula agar tidak meremehkan etika dan pantangan di gunung. Selain faktor medis, banyak pihak percaya bahwa perilaku tidak sopan di alam bisa memicu kejadian mistis.

BACA JUGA: Gus Nuril Akui Geram ke MWC NU Gunungpati Soal Eksekusi Rumah Kyai Murodi

Hiliatus menegaskan, pendakian bukan sekadar aktivitas rekreasi, melainkan perjalanan spiritual yang membutuhkan rasa hormat terhadap alam dan sesama.

“Gunung bukan tempat main-main, apalagi untuk hal yang melanggar norma,” tegasnya.

Tragedi “gancet” di gunung Jawa Barat ini masih menjadi salah satu kisah paling menyeramkan dalam dunia pendakian Indonesia hingga kini. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp