SEMARANG, beritajateng.tv – Menjelang Hari Raya Idulfitri, permintaan produk kecantikan di Kota Semarang mengalami peningkatan signifikan. Produk dekoratif seperti lipstik, eyeshadow, dan eyeliner menjadi yang paling banyak jadi incaran konsumen yang ingin tampil lebih maksimal saat merayakan Lebaran.
Owner Najmia Beauty, Yunistya Dwi P, mengatakan tren peningkatan permintaan ini terjadi hampir setiap tahun menjelang hari raya. Menurutnya, kategori makeup menjadi produk yang paling cepat terjual dari produk kecantikan lainnya.
“Kalau menjelang Lebaran biasanya yang paling di minati itu makeup, seperti lipstik, eyeshadow, dan eyeliner. Kenaikannya bisa sampai sekitar 30 persen dari hari biasa,” ujar Yunistya di Semarang.
Ia menjelaskan, momen Lebaran membuat banyak orang mulai mempersiapkan penampilan sejak jauh hari. Termasuk memilih produk makeup yang akan mereka gunakan saat bersilaturahmi dengan keluarga maupun kerabat.
Selain produk dekoratif, kategori perawatan kulit juga tetap di minati konsumen. Salah satu produk yang konsisten memiliki permintaan tinggi adalah sunscreen.
Menurut Yunistya, kondisi cuaca di Semarang yang cenderung panas membuat sunscreen menjadi kebutuhan utama bagi banyak orang, meskipun sedang berada di musim hujan.
“Kalau skincare yang paling laku itu sunscreen. Karena Semarang panas, jadi orang tetap membutuhkan perlindungan kulit dari sinar matahari,” jelasnya.
Melihat tingginya minat masyarakat terhadap produk kecantikan menjelang Lebaran, Najmia Beauty menghadirkan Beauty Fair di Queen City Mall Semarang. Acara tersebut menjadi ajang bagi pengunjung untuk berburu produk kecantikan sekaligus mengikuti berbagai aktivitas menarik.
Beauty Fair ini menghadirkan sekitar 50 booth dengan total 99 brand kecantikan, mulai dari produk skincare hingga makeup dari berbagai merek populer.
“Pengunjung tidak hanya belanja, tapi juga bisa ikut berbagai aktivitas di setiap booth seperti skin check, hair check, hingga giveaway,” kata Yunistya.
Selain aktivitas di booth, panitia juga menghadirkan berbagai acara di panggung utama, seperti beauty class, makeup class, baking class, hingga penampilan guest star yang semakin meramaikan suasana.
BACA JUGA: Keseruan Berburu Diskon di Najmia Beauty Fair 2025: Ada Produk Baru hingga Diskon Gede-gedean!
Salah satu program yang paling menarik perhatian pengunjung adalah promo flash sale dengan potongan harga besar.
“Diskonnya memang cukup besar. Bahkan ada juga program serok-serok, hanya dengan Rp10.000 pengunjung bisa mendapatkan berbagai produk kecantikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, periode Ramadan hingga menjelang Lebaran memang selalu menjadi momen puncak penjualan bagi industri kecantikan. Selain karena kebutuhan tampil lebih rapi saat Lebaran, faktor penerimaan tunjangan hari raya juga turut mendorong peningkatan belanja masyarakat.
“Biasanya di bulan puasa penjualan toko offline bisa naik lebih dari 30 persen. Apalagi banyak orang mulai mempersiapkan kebutuhan Lebaran setelah menerima THR,” katanya.
Untuk menjaga keamanan konsumen, Yunistya memastikan seluruh produk yang dijual dalam acara tersebut telah memiliki izin edar resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
“Kami memastikan semua brand yang masuk sudah memiliki izin BPOM. Sebelum dipasarkan, kami cek dulu di aplikasi atau website BPOM untuk memastikan produknya benar-benar terdaftar,” ujarnya.
Ia menegaskan, langkah tersebut penting agar konsumen tidak khawatir saat membeli produk kecantikan, sekaligus mencegah peredaran kosmetik ilegal yang dapat membahayakan kesehatan kulit. (*)
Editor: Elly Amaliyah





