Nasional

Soroti Komitmen Menag untuk Calon Jemaah Haji Indonesia, Begini Pesan Ketum IPHI

×

Soroti Komitmen Menag untuk Calon Jemaah Haji Indonesia, Begini Pesan Ketum IPHI

Sebarkan artikel ini
Soroti Komitmen Menag untuk Calon Jemaah Haji Indonesia, Begini Pesan Ketum IPHI
Pelantikan Pengurus Daerah (PD) IPHI Kota Semarang, di Hotel Grasia. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Ketua Umum PP IPHI, Ismed Hasan Putro menyoroti komitmen Menteri Agama (Menag) dalam memberikan fasilitas pelayanan bagi jemaah haji Indonesia.

Hal ini ia sampaikan usai Pelantikan Pengurus Daerah (PD) IPHI Kota Semarang, di Hotel Grasia, Sabtu 18 Mei 2024.

Menurut Ketum IPHI, para calon jamaah haji benar-benar harus mempersialkan diri khususnya dalam konteks kesehatan.

BACA JUGA: Mbak Ita Lepas Keberangkatan 100 Jemaah Haji ASN Pemkot Semarang

Pasalnya, pengalaman tahun sebelumnya, problem utama jamaah haji adalah kesehatan. Apalagi, pada 2024 sebanyak 20 persen jamaah merupakan lansia.

Ia menyebut, Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) mengimbau para calon jamaah haji memperhatikan kesehatan. Apalagi, pemberangkatan jemaah haji tahun ini prioritas merupakan lansia.

Komitmen Menteri Agama, kata dia, memberikan fasilitas pelayanan bagi jemaah lansia dengan baik.

“Mereka berangkat sampai Jeddah bukan ke Mekah atau Madinah tapi ke RS (Rumah Sakit, Red) . Oleh karena itu, saya kira 2024 ini atau yang akan datang, perhatian khusus jemaah lansia harus penuh perhatian,” ucap Ismed.

Pesan Ketum IPHI

Selain itu, dia juga berharap, jamaah haji benar-benar menjalankan ibadah. Pasalnya, tantangan berangkat haji cukup berat. “Jangan berpikir banyak membeli oleh-oleh,” ujarnya.

Di sisi lain, dia juga memberikan masukan kepada pemerintah dalam peningkatan pelayanan haji dari segi makanan.

Menurutnya, pemerintah harus memperhatikan kebutuhan makanan para jamaah bukan hanya di Mekkah dan Madinah melainkan juga Arafah, Mina, dan Musdalifa.

“Tahun ini, fasilitas makanan hampir 20 persen pengiriman makanan dari Indonesia. Selera Indonesia bisa jemaah rasakan,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Ismed, pemerintah harus memastikan tenda-tenda benar-benar digunakan bagi jamaah reguler khusus program Pemerintah Indonesia.

“Jangan jemaah nonkuota. Tahun-tahun lalu, tenda itu isinya bukan jemaah reguler,” ungkapnya.

Selanjutnya, dia meminta petugas haji benar-benar memberikan pelayanan kepada para jemaah. Mereka bertugas tidak untuk jalan-jalan maupun mengibadahkan dirinya untuk jadi haji.

Melainkan, sebagai pelayan bagi para jemaah haji. Ini yang harus menjadi prioritas, agar komitmen pemerintah meningkatkan pelayanan haji bisa jemaah rasakan.

Sementara itu, Ketua PD IPHI Kota Semarang, Maman Suparman mengatakan, telah mengadakan ilmu tentang keberangkatan haji. Diharapkan, ilmu ini bisa menjadi pengetahuan bagi para calon jamaah haji yang berangkat.

“Kami tempatkan di Gedung Islamic Center. Selain itu, kami juga selalu mengadakan halal bi halal kepada sesama umat islam,” tuturnya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp