Viral

4 Sosok Nakes Viral yang Komentar ke Yurizal, Ada Dokter Awardee LPDP hingga Perawat Undip

×

4 Sosok Nakes Viral yang Komentar ke Yurizal, Ada Dokter Awardee LPDP hingga Perawat Undip

Sebarkan artikel ini
nakes viral
Ilustrasi nakes yang viral gegara memberikan komentar terhadap Yurizal yang menunggu di RS selama 8 jam. (Pixabay)

SEMARANG, beritajateng.tv – Nama Yurizal Tri Chaerawan masih menjadi perbincangan di media sosial setelah keluarga mengabarkan bahwa ia meninggal dunia pada 31 Juli 2026. Sebelum wafat, Yurizal sempat mengunggah keluhan karena harus menunggu hingga delapan jam untuk mendapatkan ruang perawatan di rumah sakit.

Unggahan tersebut justru memicu berbagai komentar yang ternilai tidak berempati. Sejumlah akun yang dugaan kuat milik tenaga kesehatan (nakes) menjadi sorotan karena memberikan tanggapan bernada menyindir, mengejek, hingga menghakimi.

Berikut sosok para nakes yang viral usai menuliskan komentar mereka.

1. @bennychrstn, Diduga Nakes Alumni Fakultas Kedokteran UI

Akun @bennychrstn menjadi salah satu yang paling banyak warganet sorot. Dalam komentarnya, ia menjelaskan bahwa lamanya antrean ruang perawatan tidak berkaitan dengan status kepesertaan BPJS.

Namun, gaya penyampaiannya menuai kritik karena ternilai merendahkan pasien.

“Kalau full, mau di pindahkan ke mana? Mau di lantai? Gak ada hubungannya sama BPJS atau nggak BPJS… Kalau mau pindah cepat, noh ruang jenazah selalu kosong,” tulis akun tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, pemilik akun dugaan kuat merupakan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan pernah menempuh pendidikan di Departemen Kardiologi UI.

2. @erudarahaadini, Diduga Nakes Awardee LPDP

Akun @erudarahaadini juga menjadi sorotan setelah mengunggah komentar yang teranggap menghina Yurizal.

“PP-nya kayak orang have tapi aslinya haven’t kah? Haven’t some brain cells,” tulis akun tersebut.

BACA JUGA: Pasien BPJS Meninggal usai Curhat Antre RS, Komentar Dokter Awardee LPDP Viral

Warganet kemudian mengaitkan akun itu dengan sosok dr. Elda Putri Rahardini, yang kabarnya merupakan lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) sekaligus penerima beasiswa LPDP.

3. @1amdika, Diduga Nakes Alumni Keperawatan Undip

Komentar lain datang dari akun @1amdika, yang menyarankan Yurizal mengalami serangan jantung apabila ingin lebih cepat mendapat penanganan medis.

“Serangan jantung mas nek pingin cepet, IGD langsung Cathlab terus budal ICU,” tulis akun tersebut.

Berdasarkan penelusuran informasi terbuka yang beredar di media sosial, akun itu dugaan kuat milik seseorang yang merupakan lulusan Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) dan telah menyelesaikan pendidikan profesi Ners.

4. @nandafadyla_, Diduga Nakes di Samarinda

Akun @nandafadyla_ juga menjadi perhatian karena meninggalkan komentar singkat yang ternilai tidak menunjukkan empati kepada pasien. “Bacot nih pasien,” tulis akun tersebut.

Informasi yang beredar di media sosial menyebut akun tersebut dugaan kuat milik dr. Renanda Maulidya Fadyla. Ia kabarnya pernah bekerja di RSUD Inche Abdoel Moeis, Samarinda.

Keluarga Yurizal Ungkap Kabar Duka

Perdebatan di media sosial berubah menjadi duka setelah sepupu Yurizal, Hilda Aprianti Perdana, mengungkap bahwa pemilik akun tersebut telah meninggal dunia pada 31 Juli 2026.

Menurut Hilda, Yurizal merupakan pribadi yang tertutup dan jarang mengeluhkan kondisi kesehatannya kepada keluarga.

“Selamat jalan ya, Wi. Semoga husnul khotimah. Semoga di berikan tempat terbaik di sisi Allah,” tulis Hilda.

Hingga kini, komentar dari sejumlah akun yang dugaan kuat milik tenaga kesehatan tersebut masih menjadi perbincangan luas. Banyak warganet menilai tenaga medis tetap perlu mengedepankan empati saat merespons keluhan pasien di ruang publik, terlepas dari adanya penjelasan mengenai prosedur pelayanan rumah sakit.

BACA JUGA: Niat Edukasi Soal Kecantikan, Dokter di Semarang Jadi Tersangka, Kasus Pencemaran Nama Baik

Sebagai informasi, identitas para pemilik akun di atas merupakan informasi yang beredar dan warganet kaitkan melalui penelusuran akun media sosial. Belum ada pernyataan resmi dari masing-masing pihak yang mengonfirmasi identitas maupun memberikan klarifikasi terkait komentar yang viral tersebut.

Elda Putri Rahardini, salah seorang dokter yang turut berkomentar negatif di utas mendiang Yurizal menyampaikan permintaan maaf. Ia mengakui komentar yang telah ia tulisnya tidak pantas, tidak etis, dan tidak berempati.

“Saya menyadari bahwa tulisan saya telah melukai hati banyak pihak, terutama di tengah situasi sulit yang saat itu sedang terhadapi oleh almarhum saat mencari penanganan medis,” tulis Elda yang terunggah rekam utasnya di akun Threads @sunyidibaliksenyum.

(*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp