SEMARANG, beritajateng.tv – Belakangan ini, program Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat) kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Terlebih, usai Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas PP Nomor 25 Tahun 2020 pada 20 Mei 2024.
Dengan peraturan baru ini, setiap pekerja wajib menyisihkan 3% dari gaji mereka untuk program Tapera. Persenan itu terdiri dari 0,5% dari pemberi kerja dan 2,5% dari pekerja.
Pertanyaannya, apakah uang Tapera cukup untuk membeli rumah di masa depan? Berikut ini simulasinya dengan UMR Kota Semarang tahun 2024, yang merupakan tertinggi se-Jawa Tengah, yakni Rp3.243.969.
BACA JUGA: Gandeng BP Tapera, Bank Jateng Bantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah Miliki Rumah
Misalnya, pada tahun 2024 ini seorang pekerja berusia 20 tahun dengan upah bulanan Rp3.243.969 mesti menyisihkan 3% dari gajinya, atau Rp97.319,07 ribu per bulan, untuk iuran program Tapera.
Dalam setahun, jumlah yang terkumpul ialah Rp1.167.828,84. Apabila pekerja tersebut mulai menabung pada usia 20 tahun dan pensiun pada usia 58 tahun, total dana Tapera yang terkumpul selama 38 tahun yakni Rp44.377.495,92.
Lantas, apakah uang program Tapera sebesar Rp44.377.495,92 tersebut cukup untuk membeli rumah di Kota Semarang pada tahun 2062?
BACA JUGA: Kota Semarang Sulit Lahan, Kendal Jadi Lokasi Hunian Incaran Konsumen Rumah Subsidi
Saat ini, jumlah tersebut masih jauh di bawah harga rumah, terutama di daerah perkotaan Semarang. Harga properti terus meningkat setiap tahun, dan kenaikan ini sering kali melebihi laju inflasi dan peningkatan gaji.
Bahkan, jika hasil investasi Tapera bisa menggandakan nilai akumulasi dana, jumlah tersebut kemungkinan masih jauh dari cukup untuk membeli rumah di masa depan.
Lalu, rumah seperti apa yang bisa dibeli dengan uang Tapera di tahun 2062? Jika harga properti terus meningkat seperti saat ini, dana sebesar Rp44.377.495,92 mungkin hanya cukup untuk membeli sebagian kecil dari nilai rumah.
Pertanyaannya, efektifkah program Tapera dalam membantu pekerja memiliki rumah? (*)





